Jombang, SEJAHTERA.CO – Berbekal ilmu pelatihan, warga Desa Carangwulung, Kecamatan Wonosalam mantap membuat olahan susu fermentasi (yogurt).
Adalah Nur Okno Femiati (36) pelaku usaha tersebut. Ia memanfaatkan ketersediaan hasil ternak utamanya susu yang melimpah di daerah tersebut guna membuat olahan susu fermentasi yogurt.
Kepada wartawan, Nur Okno mengatakan, mulai membuat usaha olahan susu fermentasi sejak tiga bulan ini.
Ia mendapat ilmu pembuatan dari pelatihan yang diadakan dinas terkait. Berbekal ilmu tersebut, kini Okno memulai usaha mandiri dengan memanfaatkan ketersediaan susu segar peternakan warga
“Untuk bahan kami membeli dari peternak sapi perah. Di sini banyak dan alhamdulillah harganya terjangkau,” ungkapnya, Jumat (6/10/2023).
Ia menjelaskan, pembuatan olahan susu fermentasi cukup mudah dan sederhana. Awalnya, susu yang diperah dimasukkan inkubator untuk menjaga kualitas susu agar tidak rusak.
Kemudian dilanjutkan dengan proses fermentasi dengan bahan-bahan baku lain seperti gula, pewarna, air, dan bibit yogurt.
“Bahan itu kemudian diproses fermentasi menggunakan wadah kedap udara. Wadah kita rapat akan melancarkan proses fermentasi,” jelas dia.
Dalam proses itu, juga harus dipastikan bahan yang dipakai steril alias bersih. Itu dilakukan agar susu olahan tidak terkontaminasi dengan bakteri dari luar. “Ya bahan bahannya harus bersih,” tandasnya.
Setelah selesai, dilanjutkan proses pengemasan. Okno mengemas olahan susu dalam dua kemasan.
Yakni kemasan stick mirip es lilin dan juga kemasan minuman yogurt dalam botol ukuran 200 ml seharga Rp 8 ribu.
“Sementara ini karena masih awal usaha jadi kami membuat dalam dua kemasan,” tuturnya.
Dalam sehari, Okno bisa membuat sekitar 50 botol. Karena baru memulai, pesanan pun terbatas sekitar Jombang saja.
“Sementara melayani sekitar Jombang, karena keterbatasan tenaga juga. Namun harapan kami bisa berkembang terus,” pungkasnya.
Reporter : Taufiqur Rachman
Editor: Dhita Septiadarma



















