Buka di Jalur Steril, Satpol PP Kota Blitar Segel Empat Toko Jejaring

Buka di Jalur Steril, Satpol PP Kota Blitar Segel Empat Toko Jejaring

Blitar, SEJAHTERA.CO – Satpol PP dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Blitar menindak tegas empat toko berjejaring. Satu di antaranya terpaksa disegel alias operasionalnya dihentikan sementara.

Toko berjejaring yang disegel yakni di Jalan Cemara. Sementara tiga toko berjejaring lainnya hanya diberi pembinaan, yakni di Jalan Kenari, Jalan Madura dan Jalan Sumatera.

“Iya untuk toko di Jalan Veteran memang kami segel dan hentikan operasionalnya. Karema sesuai aturannya memang tidak boleh. Harus steril toko berjejaring,”  kata Kepala DPMPTSP Kota Blitar Heru Eko Pramono, Kamis (9/11).

Read More

Dia menjelaskan untuk toko berjejaring di Jalan Veteran ada dua item yang menjadi perhatian. Di jalan tersebut sesuai dengan Pasal 44 dan Pasal 45 ayat 1 Perda Kota Blitar Nomor 10 tahun 2017 tentang Rencana Detail Tata Ruang  (RDTR) Wilayah Perkotaan dan Peraturan Zonasi Kota Blitar  ada regulasinya.

Di jalan itu hanya boleh untuk jualan alat-alat kesehatan. “Kan di jalan ini banyak praktik dokter dan rumah sakit. Toko berjejaring sesuai dengan aturan tidak boleh,” katanya.

Selain RDTR ada regulasi lain. Bahwasanya sesuai dengan Pasal 10 Perda Nomor 1 Tahun Tentang Penyelenggaraan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan.

Intinya di Kota Blitar hanya boleh maksimal 22 unit toko berjejaring. Selebihnya tidak boleh. “Ini 22 unit sudah terpenuhi. Makanya tim menindak tegas, dan ini sudah akumulasi,” katanya.

Sebenarnya untuk toko berjejaring di Jalan Veteran sudah diberi peringatan, yakni muli 8 Oktober. Tetapi manajemen dan pengelola tidak menggubrisnya. Tim pun meminta manajemen untuk menghentikan operasionalnya.

“Kalau dibuat toko kesehatan atau diubah toko alat kesehatan tak masalah. Yang penting jangan toko berjejaring, aturannya sudah jelas,” katanya.

Sementara untuk tiga toko lainnya hanya diberi pembinaan dan diharapkan merubah brandingnya.

Sementara itu pemilik atau pengelola toko berjejaring di Jalan Veteran yang ditutup diketahui tak berada di lokasinya karena sakit. Tim hanya ditemui perwakilan.

Meski begitu tim tetap memasang banner segel tepat di pintu teralis. Pemasangan banner berjalan aman dan tertib. (ziz)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *