Bulog Kediri Tuntaskan 93 Persen Penyaluran Bantuan Pangan di Kabupaten Kediri

Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Kediri.
Harisun Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Kediri.(foto: bakti wijayanato)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Perum BULOG Kantor Cabang Kediri terus mempercepat penyaluran Bantuan Pangan guna menjaga stabilitas harga pangan di wilayah kerjanya.

Baca juga:Mbak Wabup Kediri Pesankan Tidak Ada Titipan di SMP 2026

Hingga saat ini, realisasi penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Kediri telah mencapai 93 persen dari total pagu yang ditetapkan. Sebanyak 4.701.060 kilogram beras dan 940.212 liter minyak goreng telah disalurkan kepada masyarakat.

Read More

Adapun total pagu penyaluran Bantuan Pangan di Kabupaten Kediri mencapai 5.003.220 kilogram beras dan 1.000.644 liter minyak goreng, dengan jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) sebanyak 250.161 keluarga penerima.

Sementara itu, penyaluran Bantuan Pangan di Kabupaten Nganjuk mulai dilakukan dan telah mencapai 16 persen dari total pagu. Hingga kini, sebanyak 656.020 kilogram beras dan 131.204 liter minyak goreng telah tersalurkan.

Jumlah pagu penyaluran Bantuan Pangan di Kabupaten Nganjuk mencapai 4.068.120 kilogram beras dan 813.624 liter minyak goreng untuk 203.406 keluarga penerima manfaat.

Pemimpin Perum BULOG Kantor Cabang Kediri, Harisun, mengatakan pihaknya terus berupaya mempercepat distribusi bantuan dengan target seluruh penyaluran selesai pada pertengahan Juni 2026.

“Kami akan melakukan segala upaya agar penyaluran Bantuan Pangan ini selesai dilaksanakan pada pertengahan Juni 2026, karena kami meyakini program ini akan memberikan dampak langsung terhadap penguatan daya beli masyarakat sekaligus membantu meredam tekanan harga beras di tingkat konsumen,” ujarnya.

Baca juga:Libur Panjang, Kunjungan Wisatawan ke Kabupaten Kediri Tembus 38.198 Orang

Selain bantuan pangan, Bulog Kediri juga terus mengoptimalkan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui berbagai saluran resmi, seperti pasar tradisional, kios pangan, Gerakan Pangan Murah (GPM), serta jaringan pengecer yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.

“Pemerintah menilai bahwa kombinasi antara penyaluran bantuan pangan dan distribusi beras SPHP merupakan langkah efektif dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasar,” katanya.

Harisun menjelaskan, dengan ketersediaan stok yang kuat dan jaringan distribusi yang luas, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kecukupan pasokan beras.

Saat ini, stok beras yang tersimpan di seluruh gudang BULOG Kediri mencapai 99.471 ton. Jumlah tersebut diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama lebih dari delapan bulan ke depan.

“Kami mengimbau masyarakat di Kota Kediri, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Nganjuk agar tidak khawatir terhadap potensi kelangkaan beras. Stok yang kami miliki sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *