Cabai Rawit dan Bawang di Pasar Tradisional Jombang Terus Naik, Cabai Rawit Tembus Rp 90 Ribu per-kilogram

Cabai Rawit dan Bawang di Pasar Tradisional Jombang Terus Naik, Cabai Rawit Tembus Rp 90 Ribu per-kilogram

Jombang, SEJAHTERA.CO – Harga cabai rawit terus mengalami kenaikan. Berdasarkan pantuan di pasar tradisional Jombang, harga jual dari pedagang pasar mencapai Rp 90 ribu per kilogram.

Seperti diungkapkan Hari (48), salah satu pedagang pasar tradisional Jombang. Ia mengatakan, harga cabai terus naik, bahkan sepekan ini harga cabai tembus Rp 90 ribu per kilogram.

”Mulai satu bulan yang lalu harganya Rp 65 ribu per kilogram, naik menjadi Rp 80 ribu kemudian naik lagi Rp 85 ribu sekarang jadi Rp 90 ribu per kilogram,” ungkapnya saat ditemui di lapaknya Rabu (15/11) siang.

Read More

Ia menambahkan, harga cabai rawit saat ini terbilang cukup mahal sehingga para pembeli tidak berani membeli banyak.

”Kalai pembeli berkurang, ya resikonya cabai akan tersisa dan menjadi atau terancam busuk kalau tidak laku,” bebernya.

Informasi yang ia dapat, kenaikan harga cabai ini dikarenakan faktor cuaca yang ektrem sehingga banyak petani yang gagal panen.

”Infonya banyak yang gagal panen jadi ya mahal,” bebernya.

Tidak hanya cabai yang mengalami kenaikan. Bumbu dapur lainnya juga mengalami kenaikan. Seperti harga bawang putih yang sebelumnya Rp 20 ribu per kilogram menjadi Rp 24 ribu per kilogram.

Sedangkan, bawang merah dari Rp 28 ribu per kilogram menjadi Rp 30 ribu per kilogram. ”Ya minggu-minggu ini naik semua,” tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan Nurhalima, pedagang di Pasar Citra Niaga (PCN), harga cabai cukup tinggi mulai dari Rp 85 ribu hingga Rp 90 ribu per kilogram. ”Kalau cabai bagus Rp 90 ribu per kilo,” bebernya.

Sedangkan harga cabai merah keriting juga mengalami kenaikan dari harga Rp 50 ribu per kg menjadi Rp 60 ribu per kg. ”Cabai merah biasa dari Rp 35 ribu per kg menjadi Rp 50 per kilogram. Naiknya memang sangat banyak,” tandas Nurhalima.

Sementara Taufiq, pengelola sebuah warung di Jalan Gubernur Suryo Gang 7 Jombang, mengaku terpaksa mengurangi jumlah pembelian cabai.

“Biasanya saya gunakan untuk masak ceker pedas. Tapi sejak harga tinggi, saya kurangi separo dari pembelian. Misalnya biasa beli 2 kilo, ya mungkin sekarang setengah atau 1 kilo saja sementara ini,” tutup pria kelahiran Surabaya ini.

Reporter : Taufiqur Rachman / Agung Pamungkas

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *