Dari Usaha Keripik Talas, Rumbiati Mantan TKI Asal Madiun Raup Omzet Jutaan Rupiah

Dari Usaha Keripik Talas, Rumbiati Mantan TKI Asal Madiun Raup Omzet Jutaan Rupiah
Rumbiati, mantan TKI asal Madiun dengan usaha keripik talasnya (istimewa)

Madiun, SEJAHTERA.CO – Rumbiati, mantan TKI (Tenaga Kerja Indonesia) asal Desa Singgahan, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, menjadi salah satu warga yang sukses di kampungnya.

Berbekal dengan membuka usaha keripik talas di rumah, yang telah dirintis sejak tahun 2017, hasil ini bisa menambah penghasilan keluarga.

Untuk proses produksinya, mulai mengupas ubi talas, mengiris kemudian mencuci hingga menggoreng.
Tak sendirian, ia dibantu oleh anak dan satu saudaranya.

Read More

Rumbiati, bisa membuat hingga 50 kilogram keripik talas dengan sejumlah varian di antaranya original dan balado sesuai permintaan pemesan.

Baca Juga :Aliran Dana Mencurigakan ke Rekening Pribadi Kades, Bendahara dan Sekretaris Desa Dadapan Ngronggot Nganjuk Diperiksa Kejari

Pesanannya kini pun cukup banyak, terutama dari wilayah Madiun dan sekitarnya.

Keripik talas ini juga sering dipesan dari kalangan Tenaga Kerja Indonesia seperti Hongkong dan Singapura
Selain dipasarkan melalui event UMKM dan media sosial, keripik talas juga di pasarkan melalui toko online dengan dibanderol Rp 10 ribu setiap kemasan 100 gram.

“Awalnya saya ini ibu rumah tangga, untuk meningkatkan ekonomi keluarga dan tambahan pemasukan, saya punya inisiatif bikin keripik ini,” ujarnya pada Rabu (11/6/2025).

Untuk bahan bakunya, ia menjelaskan tidak sulit, karena kebetulan merupakan hasil bumi dari pegunungan yang melimpah. “Akhirnya saya kreasi bikin keripik talas ini,” ungkapnya.

Baca Juga :Dua Pengedar Sabu Asal Pantura Lamongan Diciduk Polisi, Segini Barang Bukti yang Diamankan

Menurutnya, rasanya yang gurih membuat keripik talas ini cocok untuk camilan berbagai suasana seperti ketika nongkrong dengan teman maupun acara keluarga.

Sementara itu, Adi Susanto salah satu pembeli mengatakan bahwa keripik talas ini selain rasanya gurih dan nikmat juga baik untuk kesehatan.

“Disamping itu, harganya pun juga terjangkau,” pungkasnya.

Diketahui, dalam satu bulan, Rumbiati dapat meraup omzet sekitar Rp 4 juta hingga Rp 5 juta. Selain itu, ia juga membuat sambal pecel khas Madiun

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *