Diduga Keracunan Makanan, Empat Warga Tulungagung Dirawat Intensif

Diduga Keracunan Makanan, Empat Warga Tulungagung Dirawat Intensif
Petugas kepolisian Polsek Sumbergempol saat membantu korban keracunan untuk dirawat di Rumah Sakit (Humas Polres Tulungagung)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Puluhan orang peserta kegiatan Posyandu di Desa Wonorejo, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung mengalami keracunan massal yang diduga akibat makanan yang dibagikan saat Posyandu. Saat ini, petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan instansi terkait atas dugaan keracunan makanan.

Baca Juga :Gelapkan Rp 164 Juta Lebih Uang Perusahaan, Perempuan Tulungagung Dibui

Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdiyanto mengatakan, awalnya pada Senin (16/6/2025) sekitar pukul 07.30 WIB, terdapat kegiatan Posyandu di pos 1 Desa Wonorejo Kecamatan Sumbergempol. Saat itu. Kegiatan Posyandu dihadiri oleh puluhan orang termasuk balita dan orang dewasa.

Read More

Selama kegiatan Posyandu berlangsung, dibagikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa nasi soto ayam dengan telur yang ditujukan untuk para peserta Posyandu. Diketahui, hidangan PMT itu dimasak oleh seseorang inisial A warga Dusun Krandekan, Desa Wonorejo, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung.

“Awalnya terdapat kegiatan Posyandu di Desa Wonorejo, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, dimana pada kegiatan itu turut dibagikan hidangan PMT,” kata Ipda Nanang Murdiyanto, Sabtu (21/6/2025).

Setelah pembagian hidangan PMT, ungkap Nanang, 63 orang yang hadir di lokasi Posyandu kemudian turut mengonsumsi hidangan PMT yang sudah dibagikan tersebut. Makanan itu dikemas menggunakan plastik mika, dimana sebagian peserta mengkonsumsi makanan itu di lokasi dan sebagian dibawa pulang.

Secara rinci, 63 orang yang mengonsumsi hidangan PMT tersebut di Posyandu ada sebanyak 21 orang balita dan 42 orang dewasa. Namun, tidak lama setelah mereka mengonsumsi hidangan PMT tersebut, sejumlah warga mengalami gejala mual, muntah dan diare yang diduga akibat makanan tersebut.

“Dari jumlah itu, sebanyak dua orang korban harus dirawat di RSUD dr. Iskak Tulungagung, dan dua orang lainnya dirawat di klinik dr. Emi di Desa Serut Kecamatan Boyolangu,” ungkapnya.

Atas kejadian itu, Nanang, warga setempat melaporkan kejadian itu ke Polsek Sumbergempol yang kemudian pada Kamis (19/6/2025) sekitar pukul 12.00 WIB, petugas datang ke lokasi. Saat itu, petugas melakukan pemeriksaan, olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta pengumpulan data awal.

Petugas juga berkoordinasi dengan pihak medis dan perangkat desa setempat untuk mengetahui kronologi kejadian secara menyeluruh atas kasus dugaan keracunan makanan tersebut. Sisa makanan yang masih tersedia turut diamankan untuk dilakukan uji laboratorium oleh pihak terkait sebagai bahan penyelidikan.

“Saat ini petugas kami masih berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung untuk proses penyelidikan dan pengumpulan informasi,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *