SEJAHTERA.CO – Seorang bocah di Jombang, Jawa Timur, meninggalkan rumah sehingga membuat keluarganya cemas.
Bocah berinisial MI berusia 12 tahun ini meninggalkan sebuah surat untuk ibunya sebelum pergi.
Kepala Desa Ngusikan, Sutikno Hadi, mengonfirmasi bahwa MI, seorang siswa kelas 6 SD, kabur dari rumah setelah mendapatkan teguran dari orangtuanya.
“Dia pergi karena sempat dimarahi orang tuanya, dan sampai sekarang belum kembali,” kata Sutikno pada Kamis (30/05/2024).
Upaya pencarian terus dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk keluarga dan perangkat desa, yang berusaha menemukan MI yang diketahui tidak membawa ponsel atau alat komunikasi saat meninggalkan rumah.
“Dia hanya meninggalkan surat saja, sekarang saya sedang berada di Daerah Dawarblandong untuk mencari,” ujar Sutikno.
MI, warga Desa/Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, meninggalkan sebuah surat berisi pesan untuk ibunya sebelum kabur.
Menurut seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya, MI meninggalkan rumah pada Selasa (28/05) pukul 21.30 WIB dengan membawa tas.
“Dia pergi dari rumah sekitar pukul 21.30, setelah dimarahi orang tuanya,” ungkapnya.
Dalam surat tersebut, MI menjelaskan alasannya pergi dan menyatakan tidak ingin kembali ke rumah.
“Intinya, dalam surat itu dia mengatakan ingin menemui ayah kandungnya di Lumajang dan meminta agar tidak dicari lagi,” tambahnya.
Reporter : Taufiqur Rachman
Editor: Gimo Hadiwibowo



















