Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Ratusan mobil ambulance desa dikumpulkan di halaman Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo.
Ratusan kendaraan kegawatdaruratan atau ambulance yang dikumpulkan tersebut untuk menjalani pemeriksaan fisik secara berkala.
Mulai kondisi ban, pengereman, alat kesehatan, hingga surat menyurat kendaraan guna memastikan bahwa ambulance layak jalan untuk membawa penumpang.
Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkes Ponorogo Mietha Ferdiana Putri mengatakan, jika ada 150 mobil ambulance desa yang diperiksa.
Tak hanya kondisi mobil namun juga alat pendukung kesehatan seperti tabung oksigen, bed pasien alat kesehatan lainnya diperiksa satu persatu.
“Sebanyak 150 unit kami bagi 30 perhari untuk diperiksa, untuk memastikan mobil ambulance layak digunakan,” ungkap Mietha kepada wartawan, Jumat (31/5/2024).
Pihaknya tak menampik, jika masih banyak ditemukan kesalahan dari mobil yang diperiksa.
Menurutnya kesalahan tersebut bersifat minor, seperti halnya tabung oksigen yang tidak terisi 100 persen, hingga alat kesehatan yang tidak terpasang semestinya.
“Jika memang ada kekurangan kami berikan catatan dan desa nanti yang melengkapinya,” tegasnya.
Ia menyadari, jika mobil ambulance desa tersebut selain digunakan untuk kedaruratan juga diizinkan untuk non-kedaruratan.
Sehingga, kemungkinan besar banyak alat kesehatan yang tidak terpasang sebagaimana mestinya.
“Selain itu, petugas juga kami bekali dan upgrade tentang penanganan kegawatdaruratan, sehingga diharapkan minimal sedia dan sigap membantu pasien maupun mengoperasikan kendaraan,” pungkasnya.
Reporter : Sony Dwi Prastyo.
Editor : Gimo Hadiwibowo



















