Blitar, SEJAHTERA.CO – Jelang Hari Raya Idul Adha atau kurban, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar sudah bersiap diri. Dinas yang berkantor di Jalan Cokroaminoto Blitar ini menurunkan sedikitnya 261 petugas pemantau hewan kurban.
Baca Juga :Hendak Poligami, Oknum Perangkat Desa Sanankulon Blitar Diminta Mundur
Ratusan petugas pantau itu diturunkan ke lapangan untuk mengecek kondisi hewan yang bakal dan sesudah disembelih. Mereka bakal ditempatkan di sejumlah rumah pemotongan hewan atau RPH hingga desa-desa atau kelurahan-kelurahan yang ada di 22 kecamatan di Kabupaten Blitar.
“Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, kami menurunkan petugas pemantau hewan kurban. Nantinya disebar di beberapa titik yang telah ditentukan,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, Eko Susanto, Jumat (30/5/2025).
Dia mengatakan tugas utama para pemantau hewan kurban itu memberikan edukasi kepada masyarakat. Bahwasanya hewan yang bakal dikurbankan itu harus memiliki kriteria. Baik secara secara medis atau Kesehatan hingga ajaran agama. Di antaranya harus giginya sudah poel, cukup umur.
Baca Juga :Jalan Mataram dan Selowarih Kediri Diperbaiki selama Dua Bulan, Truk Besar Dilarang Melintas
Dan yang lebih penting, terbebas dari penyakit. Baik penyakit mulut dan kuku atau PMK hingga penyakit kulit atau LSD. “Termasuk di antaranya mengecek langsung hewan yang barusaja disembelih. Ketika ada tanda-tanda cacing hati misalnya, diharapkan tidak dikonsumsi,” katanya.
Mantan kepala dinas komunikasi, informatika dan persandian ini menambahkan, para petugas itu nantinya bakal berkoordinasi dengan perangkat desa. Pasalnya, nantinya juga terjun langsung ke masjid-masjid atau lokasi penyembelihan.
Selain menerjunkan petugas pemantau hewan, lanjutnya, Pemkab Blitar juga menurunkan juru sembelih hewan kurban (Juleha). Si Juleha ini juga bertugas ketika ada yang berkurban, memberikan pengetahuan atau wawasan menyembelih yang benar. Bukan hanya sesuai syariat tetapi juga dari sisi Kesehatan. Jangan sampai menyembelih malah menyiksa hewan kurban.



















