Blitar, SEJAHTERA.CO – PT Rejoso Manis Indo atau RMI Mitr Phol Group kembali mengajak para petani tebu untuk menerapkan teknologi modern farm dan kali ini giliran petani tebu yang berada di wilayah Blitar.
Teknologi modern farm ini merupakan salah satu langkah strategis yang dilakukan untuk mendongkrak produktivitas tebu untuk mendukung adanya swasembada gula. Utamanya di Indonesia. Lokasi percontohan itu ada di area persawahan di Kelurahan Jegu Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar.
Ya PT Rejoso Manis Indo – Mitr Phol Group mengajak para petani di Blitar Raya untuk mengikuti pembinaan teknologi modern farm. Teknologi ini yakni double raw system atau juring ganda dan metode pemupukan menggunakan pupuk NPK.
“Dua metode modern farm ini diyakini dapat membantu dalam meningkatkan produktivitas tebu,” kata Vice President Cane Supply PT RMI-Mitr Phol
Padipath Namkhet, Rabu (24/4). Selama ini masih ada yang menerapkan juring atau larik atau alur tunggal ketika penanaman tebu.
Pihaknya meyakini dengan adanya pembinaan kepada petani tebu di Blitar
dapat membantu meningkatkan produktivitas tebu yang mengalami penurunan dari
tahun ke tahun. Selain itu dengan adanya sosialisasi tentang budidaya tebu secara masif dapat menangkis kecenderungan penurunan produktivitas tebu.
“Kami meyakini jika sinergi antara pabrik gula dan petani tebu terjalin dengan baik swasembada gula akan lebih cepat tercapai,” tambahnya. Dia menjelaskan PT. RMI – Mitr Phol
berprinsip jika pabrik gula memiliki peran sebagai pembimbing sementara petani tebu merupakan pelaku utama budidaya tebu.
Reporter : Abdul Aziz Wahyudi
Editor : Gimo Hadiwibowo



















