Lamongan, SEJAHTERA.CO – Aksi kejahatan jalanan kembali mengguncang Lamongan. Dua sopir truk menjadi korban pembegalan dalam waktu berdekatan dengan modus serupa di Jalan Lingkar Utara (JLU) Lamongan pada Jumat dini hari (28/11/2025). Salah satu korban mengalami luka serius akibat melakukan perlawanan.
Korban pertama, Syaiful Anam, sopir truk Mitsubishi Colt Diesel warna kuning hijau nopol K 86xx BC asal Undaan, Kudus, menjadi sasaran sekitar pukul 03.30 WIB di Kelurahan Sukorejo, JLU Lamongan. Saat itu, ia berhenti di tepi jalan untuk buang air kecil dan memeriksa tekanan ban. Ketika berada di luar kendaraan, seorang laki-laki tiba-tiba mengambil barang-barang berharga dari dashboard truk.
Pelaku berhasil membawa kabur sebuah handphone Redmi, dompet berisi SIM B, kartu ATM BRI dan Mandiri, serta uang tunai Rp4,5 juta. Setelah itu, pelaku melarikan diri bersama rekannya menggunakan sepeda motor Honda Vario.
Baca Juga :Viral Sopir Truk Ditarik Karcis Parkir Rp5.000 di JLU Lamongan, Dishub Pastikan Pungli
Korban kedua, Iwan Budianto, sopir truk tronton asal Rengel, Kabupaten Tuban, mengalami nasib lebih nahas. Setelah mengambil uang di ATM Sukodadi, ia beristirahat di JLU dan didatangi dua orang tak dikenal. Tas berisi uang tunai Rp3 juta dan ponselnya dirampas paksa.
Iwan sempat melawan, tetapi pelaku justru membalas dengan kekerasan. Ia dipukul menggunakan kayu balok hingga mengalami luka di pundak dan kaki. Saat ini, Iwan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Dua kejadian ini diduga kuat dilakukan oleh pelaku yang sama, mengingat kesamaan waktu kejadian dan kendaraan yang digunakan, yaitu Honda Vario.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, membenarkan adanya dua laporan dugaan pencurian tersebut. Ia menyampaikan bahwa Pamapta dan Satreskrim Polres Lamongan telah melakukan olah TKP dan tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga :Viral Sopir Truk Ditarik Karcis Parkir Rp5.000 di JLU Lamongan, Dishub Pastikan Pungli
“Benar, Polres Lamongan telah menangani dua kejadian dugaan pencurian yang terjadi di JLU. Pamapta dan Satreskrim sudah melakukan olah TKP,” jelas Ipda Hamzaid, Jumat (28/11/2025).
Saat ini polisi masih memintai keterangan dari kedua korban. “Korban pertama masih dimintai keterangan di Satreskrim, sementara korban kedua sedang kita bantu untuk mendapatkan perawatan di rumah sakit,” tambahnya.
Polisi terus memburu para pelaku yang kini menjadi perhatian warga, mengingat lokasi kejadian merupakan jalur ramai yang dilalui kendaraan berat pada malam hingga dini hari.



















