Batu, SEJAHTERA.CO – Sarana dan prasarana olahraga bantuan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang dibangun pada 2021 untuk warga Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, kini berubah menjadi pemandangan memprihatinkan.
Alih-alih menjadi pusat aktivitas sehat dan rekreasi, fasilitas yang menelan anggaran negara ini tampak kotor, dipenuhi sampah, serta sebagian peralatannya rusak parah.
Rumput liar tumbuh tak terkendali, permukaan lantai penuh kotoran, dan beberapa alat olahraga tak lagi layak pakai. Padahal, sejak awal dibangun, fasilitas ini ditujukan untuk menunjang kegiatan olahraga bagi semua kalangan.
Meski kondisinya jauh dari kata layak, sejumlah anak masih memanfaatkannya sebagai tempat bermain. Namun, tanpa perawatan, risiko kerusakan semakin parah dan keselamatan pengguna terancam.
Saman, warga setempat yang hampir setiap hari mengajak cucunya bermain di sana, mengaku kecewa berat.
“Saya ingat waktu awal dibangun, tempat ini ramai dan jadi kebanggaan warga. Sekarang rumput tinggi, sampah di mana-mana, alatnya patah dan berkarat. Anak-anak masih main, tapi saya khawatir keselamatan mereka. Sayang sekali kalau bantuan dari pemerintah pusat dibiarkan rusak begini. Kami berharap ada perhatian serius. Kalau dirawat, saya yakin bisa kembali jadi kebanggaan warga,” ujarnya.
Baca Juga :KOTASEJUK Tolak Pembongkaran Jembatan Lama Kertosono, Usulkan Pemugaran
Kondisi ini memunculkan pertanyaan tentang tanggung jawab pemerintah daerah dalam merawat fasilitas yang dibangun dari uang rakyat. Tanpa langkah cepat, ruang publik ini berpotensi menjadi monumen pemborosan anggaran, bukan pusat kebugaran yang bermanfaat.
Masyarakat mendesak pihak terkait melakukan perawatan berkala, agar investasi pemerintah pusat memberi manfaat jangka panjang bagi generasi sekarang dan mendatang.



















