Jombang, SEJAHTERA.CO – Menjelang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, harga sejumlah komoditas di Pasar Legi Jombang mengalami fluktuasi.
Baca Juga :Satlantas Polres Ponorogo Ungkap Pelaku Tabrak Lari, Sempat Kabur dan Sembunyikan Kendaraan
Tengara fluktuasi di Pasar Legi Jombang itu beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, sementara yang lainnya justru turun, salah satunya cabai rawit yang turun drastis.
Menurut Rahayu, salah satu pedagang di Pasar Legi Jombang, harga kentang mengalami kenaikan signifikan dalam dua minggu terakhir. Dari harga semula Rp18.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp23.000 per kilogram.
“Kentang biasa yang tadinya Rp18.000 sekarang sudah naik jadi Rp23.000, ini sudah berlangsung selama dua minggu,” ujarnya pada Senin (9/9/2024).
Selain kentang, Rahayu juga mencatat kenaikan harga telur. Telur yang sebelumnya dijual seharga Rp24.000 per kilogram kini menjadi Rp25.000 per kilogram dalam tiga hari terakhir. Meski ada kenaikan harga, pembelian sembako masih tergolong normal.
Di sisi lain, harga cabai menunjukkan penurunan. Cabai rawit, yang sebelumnya sempat mencapai Rp55.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp38.000 per kilogram.
Cabai besar juga mengalami penurunan harga, dengan harga sekarang berada di angka Rp20.000 per kilogram.
Baca Juga :Berkas Perbaikan Kelar, KPU Kota Blitar Bakal Teliti dan Tetapkan pada 22 September 2024
“Harga bawang putih tetap stabil di Rp34.000 per kilogram, sedangkan bawang merah masih bertahan di Rp22.000 per kilogram,” jelas Rahayu. Ia memperkirakan faktor cuaca turut mempengaruhi fluktuasi harga ini.
Sementara itu, Hj. Saripah, penjual daging ayam di Pasar Legi Jombang, menyampaikan bahwa harga daging ayam juga mengalami kenaikan bertahap.
“Dua minggu lalu harganya Rp30.000 per kilogram, naik menjadi Rp31.000, dan sekarang Rp32.000 per kilogram,” ungkapnya.
Baca Juga :Diduga Cabuli Santri, Bapak – Anak Pengasuh Ponpes di Trenggalek Dituntut 10 dan 11 Tahun Penjara
Meskipun harga naik, penjualan daging ayam relatif stabil, meski ada sedikit penurunan permintaan.
Widya, salah satu pembeli di Pasar Legi, berharap harga sembako stabil menjelang perayaan Maulid Nabi.
“Walaupun ada kenaikan, tetap beli karena kebutuhan, tapi harapannya harga bisa tetap stabil hingga perayaan,” ucapnya.



















