Madiun, SEJAHTERA.CO – Guna menindaklanjuti temuan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Puskesmas Mojopurno dan Jiwan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun laksanakan fogging, Minggu (24/12/2023).
Agung Dodik, Kasi Surveilans dan Imunisasi mengatakan, ada penderita yang dilaporkan masuk dalam kriteria fogging, lantaran angka trombosit sangat rendah.
“Terlebih dahulu, sebelum fogging kami lakukan pemberantasan sarang nyamuk bersama masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menambahkan, adapun selain pemberantasan sarang nyamuk, juga dilakukan langkah 3M.
“Yakni dengan menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang bekas, serta membunuh bibit nyamuk yang berada di bak air,” ungkapnya.
Tujuan dari kegiatan fogging ini sendiri yakni guna memberantas nyamuk besar yang sangat berpotensi menyebabkan demam berdarah.
Senada dengan hal tersebut, Eni Sudarwati Perawat Puskesmas Mojopurno mengatakan, diketahui penderita DBD masih berusia anak anak.
“Gejalanya panas, muntah, sudah dibawa dokter anak namun tak kunjung sembuh, akhirnya dibawa ke rumah sakit. Dirawat di rumah sakit 4 sampai 5 hari,” tandasnya.
Reporter:Rio/Andik


















