Maling Burung Murai Batu Siang Bolong, Lelaki Dimassa

Terduga pelaku pencurian burung saat digelandang ke Mapolres Lamongan.(suprapto /sejahtera.co)

Lamongan, SEJAHTERA.CO – Tepergok maling Burung Murai Batu, Syukron (35), lelaki, warga Desa Slaharwotan, Kecamatan  Ngimbang, Kabupaten Lamongan, menjadi bulan-bulanan massa saat beraksi di Desa Moropelang, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jumat (23/5/2025) siang sekitar pukul 12.30 WIB.

Baca Juga :Gunakan Dokumen Palsu untuk Bercerai, Pria Tulungagung Diringkus Polisi

Beruntung, jajaran kepolisian dari Polsek Babat segera tiba di lokasi dan berhasil mengevakuasi pelaku dari amuk massa.

Read More

Menurut Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, insiden bermula ketika Kapolsek Babat dan anggotanya baru saja selesai melaksanakan kegiatan Jumat Keliling di Masjid Attaqwa Muhammadiyah Babat. Mereka kemudian menerima informasi mengenai adanya amuk massa terhadap seorang terduga pencuri burung Murai Batu.

“Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), tepatnya di Kantor Balai Desa Moropelang, kami mendapati sekumpulan massa yang sudah berada di depan kantor Balai Desa Moropelang berusaha untuk menghakimi tersangka,” jelas Ipda Hamzaid.

Melihat situasi yang tidak kondusif, Kapolsek Babat bersama anggotanya segera melokalisir tersangka dan berupaya menenangkan massa. Negosiasi intensif dilakukan dengan tokoh agama (toga) dan tokoh masyarakat (tomas) setempat agar warga tidak main hakim sendiri.

Baca Juga :Pemkab Lamongan Rayakan HJL ke-456 dengan Bugar Bersama Indosiar

“Pada saat di lokasi Balai Desa, tersangka sudah diamankan warga dari amuk massa. Kami kemudian meminta bantuan perkuatan dari Polsek Rayon dan Power on Hand Polres Lamongan untuk back up pengamanan,” tambah Ipda Hamzaid.

Setelah melalui proses negosiasi yang alot, Kapolsek Babat berhasil mengevakuasi terduga pelaku pencurian burung dari kerumunan massa. Pelaku kemudian segera dibawa ke Satreskrim Polres Lamongan untuk penanganan lebih lanjut.

“Barang bukti yang diamankan satu unit sepeda motor dan tas warna kecil milik pelaku dan satu ekor burung murai batu dalam sangkar lengkap dengan sarung sangkar berwarna merah,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *