Hari Pertama Pencarian Santriwati Asal Kediri yang Terseret Ombak Pantai Pangi Masih Nihil

Tim gabungan saat menyisir jalur pinggir pantai atau darat di dua pantai, Pantai Umbulwaru  hingga Pantai Tambakrejo.
Tim gabungan saat menyisir jalur pinggir pantai atau darat di dua pantai, Pantai Umbulwaru  hingga Pantai Tambakrejo. (foto: abdul aziz wahyudi)

Blitar, SEJAHTERA.CO – Proses pencarian santriwati asal Kabupaten Kediri yang hilang akibat kecelakaan laut saat kegiatan outing class di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, terus dilakukan. Namun hingga hari pertama pascakejadian, pencarian masih belum membuahkan hasil.

Baca juga:Ngembat Dua Karung Gabah, Residivis di Blitar Dibogem Massa

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, Wahyudi, mengatakan tim gabungan yang diterjunkan ke lokasi masih belum menemukan korban. Pencarian akan kembali dilanjutkan pada Sabtu (13/6/2026).

Read More

“Hasil pencarian masih nihil. Akan dilanjutkan besok, mudah-mudahan ada hasil,” katanya, Jumat (12/6/2026).

Menurut Wahyudi, pencarian pada Jumat pagi hingga sore melibatkan dua Search and Rescue Unit (SRU). Tim pertama melakukan penyisiran melalui jalur laut dan sepanjang bibir pantai, sedangkan tim kedua melakukan pencarian melalui jalur darat.

Selain petugas gabungan, pencarian juga melibatkan nelayan setempat. Namun hingga Jumat sore, korban belum berhasil ditemukan.

Meski demikian, proses pencarian tetap dilanjutkan sesuai prosedur yang berlaku, yakni selama tujuh hari sejak korban dinyatakan hilang.

“Pencarian dilakukan mulai dari titik awal kejadian hingga beberapa lokasi di sekitar area pantai,” ujarnya.

Ia menjelaskan, area pencarian difokuskan hingga radius tiga kilometer dari lokasi kejadian, baik ke arah barat maupun timur.

Untuk arah barat, penyisiran dilakukan hingga kawasan Pantai Umbulwaru yang berada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Bakung. Sedangkan ke arah timur, pencarian dilakukan hingga kawasan Tambakrejo, Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto.

Baca juga:Modus Ajak Kencan Berujung Pemerasan, Tiga Pelaku Dibekuk Satreskrim Polres Blitar Kota

“Untuk jalur laut pencarian dilakukan hingga radius tiga kilometer dari lokasi kejadian. Namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda korban ditemukan,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kegiatan studi wisata luar kelas yang diikuti santri dari salah satu pondok pesantren di Desa Sekoto, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, berakhir duka.

Saat berwisata di Pantai Pangi pada Kamis (11/6/2026), tiga santri terseret ombak Pantai Selatan.

Peristiwa bermula ketika rombongan yang terdiri atas 10 santri dan seorang ustazah tiba di Pantai Pangi sekitar pukul 10.30 WIB. Saat berada di kawasan tebing pantai, tiga santri diduga terlalu dekat dengan bibir pantai hingga dihantam ombak besar.

Tiga santri yang terseret ombak tersebut masing-masing AZ (11) dan AM (10), yang berhasil menyelamatkan diri setelah berusaha berenang ke tepi pantai. Keduanya kemudian mendapat pertolongan dari warga dan nelayan setempat sebelum dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan.

Sementara satu korban lainnya, HR (9), santriwati asal Kabupaten Kediri, hingga kini masih dalam pencarian oleh tim gabungan.

Dua korban selamat telah mendapatkan penanganan medis, sedangkan upaya pencarian terhadap HR terus dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur SAR dan relawan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *