Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Tulungagung pada Kamis (9/4/2026) menyebabkan sebuah pohon asem londo tumbang di ruas Jalan Jayeng Kusumo, Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru.
Baca juga:Banpang Mulai Disalurkan di Tulungagung, 149 Ribu Warga Dapat Beras dan Minyak
Akibat kejadian tersebut, akses jalan nasional yang menghubungkan Tulungagung–Kediri sempat tertutup total.
Kapolsek Kedungwaru, AKP Karnoto, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB saat hujan deras dan angin kencang melanda wilayah setempat. Tidak lama kemudian, pohon berukuran besar tersebut tumbang dan menutup badan jalan.
“Jalur yang tertutup pohon tumbang merupakan akses utama yang menghubungkan Tulungagung dengan Kediri,” ujarnya.
Beruntung, saat kejadian tidak ada pengendara yang menjadi korban karena kondisi lalu lintas relatif sepi akibat cuaca buruk.
Baca juga:Puluhan Aduan Masuk ke Satgas MBG Tulungagung, Kualitas dan Variasi Menu Dikeluhkan
Setelah menerima laporan, petugas dari Polsek Kedungwaru bersama BPBD dan Damkar Tulungagung langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Pohon jenis asem londo tersebut diketahui memiliki ukuran besar dengan diameter sekitar satu meter, sehingga proses evakuasi membutuhkan waktu. Selama proses pembersihan, akses jalan sempat lumpuh total.
Petugas juga melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan. Kendaraan dari arah selatan menuju Kediri dialihkan melalui Kecamatan Karangrejo. Sementara kendaraan dari arah Kediri menuju Tulungagung dialihkan melalui Desa Tapan atau berbelok ke arah timur di utara simpang tiga Ngujang.
“Kami melakukan rekayasa lalu lintas sambil menunggu proses pembersihan selesai,” jelas Karnoto.
Proses evakuasi melibatkan petugas gabungan dari kepolisian, BPBD, dan Damkar. Pembersihan material pohon memakan waktu sekitar satu jam.
Evakuasi sempat terkendala karena pohon tumbang juga menimpa kabel listrik milik PLN, sehingga petugas harus menunggu penanganan dari pihak terkait demi keamanan.
“Proses evakuasi membutuhkan waktu sekitar satu jam karena harus menunggu petugas PLN, mengingat pohon menimpa kabel listrik,” pungkasnya.
Baca juga:Pasokan Terserap MBG, Harga Sayur di Pasar Ngemplak Tulungagung Melonjak
Setelah proses pembersihan selesai, arus lalu lintas di jalur tersebut kembali normal dan dapat dilalui pengguna jalan.



















