Jelang Libur Nataru, Satlantas Polres Ponorogo Gelar Pemeriksaan Angkutan Umum di Terminal Seloaji, ini Hasilnya

Jelang Libur Nataru, Satlantas Polres Ponorogo Gelar Pemeriksaan Angkutan Umum di Terminal Seloaji, ini Hasilnya
Kasatlantas Polres Ponorogo AKP Bayu Sudiro saat melakukan pengecekan kendaraan angkutan umum. (istimewa)

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Satlantas Polres Ponorogo secara mendadak menggelar inspeksi keselamatan di Terminal Tipe A Seloaji Ponorogo.

Baca Juga :Pengamanan Nataru 2024 Satlantas Polres Nganjuk Siapkan Personel untuk Disebar Ke Beberapa Titik Rawan, ini Lokasinya

Inspeksi tersebut dilakukan untuk mengecek kelayakan dan kelaikan kendaraan yang akan digunakan dalam angkutan selama libur Natal dan Tahun Baru atau Nataru 2024.

Read More

Tak hanya melakukan inspeksi fisik kendaraan, anggota Satlantas juga memeriksa dokumen serta peralatan pendukung keselamatan, seperti alat pemadam api ringan (APAR), kotak P3K hingga palu pemecah kaca.

Baca Juga :Persiapan Nataru, Dishub Kabupaten Kediri Pantau Fungsi Traffic Light ATCS

Selain itu, sejumlah sopir dan kernet baik bus jurusan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) juga dilakukan pemeriksaan kesehatan.

“Ini menjelang operasi lilin kita lakukan pengecekan, mulai kelengkapan pribadi dari pengemudi termasuk surat-surat kendaraan dan kondisi armada, supaya saat berkendara itu aman dan tertib,” ungkap Kasatlantas Polres Ponorogo, AKP Bayu Sudiro, Jumat (13/12/2024).

Baca Juga :Balita di Jombang Meninggal Dunia dengan Temuan Sejumlah Luka di Tubuh

Ramp check armada bus itu, kata AKP Bayu sekaligus menindaklanjuti program Ditlantas Polda Jawa Timur untuk menekan dan menurunkan angka kecelakaan lalu lintas maupun fatalitas laka lantas di jalan raya.

“Ya ini bentuk antisipasi dan pencegahan, tujuannya untuk memberikan rasa aman kepada penumpang serta keselamatan di jalan raya,” tegasnya.

Hasil ramp check kali ini, petugas menemukan sejumlah armada kurang layak. Di antaranya tidak dilengkapi pemukul kaca, wiper kendaraan tidak berfungsi maksimal, serta APAR yang sudah kadaluarsa.

Baca Juga :Tak Terima Diputus Cinta, Pacar Ancam Sebar Foto Syur ke Publik

“Temuan petugas sudah kami sampaikan kepada sopir dan awak bus untuk diperbaiki,” imbuhnya.

Sedangkan untuk tes kesehatan bagi awak bus dinyatakan dalam kondisi sehat, meskipun ada satu dua orang yang memiliki tensi lebih dari normal.

Baca Juga :Lima Orang Meninggal Akibat DBD, Meningkat Dibanding Tahun Sebelumnya, Ini Penjelasan Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri

“Apabila tensinya tinggi kami minta untuk istirahat dulu, karena kalau tetap dipaksakan akan membahayakan penumpang,” tandas AKP Bayu Sudiro.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *