Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Satlantas Polres Ponorogo melakukan pengecekan sejumlah jalur penghubung Ponorogo, Trenggalek serta Pacitan.
Baca Juga :Sah, Usulan UMK Kota Blitar Rp 2.481.450, Naik Rp 151.450
Pengecekan jalur penghubung tersebut untuk meningkatkan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas di Kabupaten Ponorogo, jelang pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2024 nanti.
Kasatlantas Polres Ponorogo, AKP Bayu Pratama Sudiro mengatakan, pengecekan jalur penghubung tersebut meliputi pemeriksaan rambu-rambu, lampu penerangan hingga situasi fisik jalan di perbatasan Ponorogo-Trenggalek dan Ponorogo-Pacitan
“Kita cek, apakah rambu rambu sudah sesuai lalu kondisi lampu penerangan dan pemetaan area black spot,” ungkap Bayu, kepada wartawan, Kamis (12/12/2024).
Baca Juga :Demo Kejaksaan Negeri Blitar, KRPK-FMR Bawa Segebok Data, Minta Usut Kasus Dugaan Korupsi
Hasilnya, ditemukan beberapa kendala yang perlu perhatian lebih lanjut. Di antaranya pada jalur Ponorogo-Trenggalek, tepatnya di kilometer 30 dan 33, terindikasi rawan longsor.
Sementara itu, di jalur Ponorogo-Pacitan, kilometer 229 ditemukan beberapa jalan berlubang, meski penanganan di kilometer 225 sudah dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Kita ingin memastikan jalur jalur penghubung antar Kabupaten ini siap dalam menghadapi arus lalu lintas pada saat libur Natal dan tahun baru,” tegasnya.
Diwawancarai terpisah, Kapolres Ponorogo AKBP Anton Prasetyo berharap dengan adanya Operasi Lilin Semeru 2024, kondisi pengguna jalan semakin aman lancar dan kondusif, sejalan dengan komitmen Satlantas Polres Ponorogo dalam menciptakan kenyamanan bagi pengguna jalan.
“Program unggulan Mahameru Lantas diharapkan mampu menjadi solusi dalam menjaga keselamatan dan kelancaran berlalu lintas,” tandas Anton.



















