Jelang Perayaan Natal, Omzet Pengrajin Souvenir dari Jombang Naik 50 Persen

Jelang Perayaan Natal, Omzet Pengrajin Souvenir dari Jombang Naik 50 Persen

Jombang, SEJAHTERA.CO – Momen perayaan Natal dan tahun baru 2023-2024 mendatang ini, omzet pengrajin souvenir khas Natal di Jombang naik hingga 50 persen

Seperti yang dialami Natalia Apriyanto (42), perempuan asal Desa Banjardowo, Kecamatan/Kabupaten Jombang yang kesehariaanya menekuni usaha pembuatan souvenir.

Perempuan akrab disapa Natalia itu, mengaku usahanya sedang kebanjiran order hingga omzet naik mencapai 50 persen. Rupanya hal itu sudah dirasakan sejak dua bulanan yang lalu, tepatnya ketika orderan mulai berdatangan.

Read More

“Omsetnya naik pesat pada bulan mendekati natal ini. Bisa mencapai Rp 200 juta. Dibanding hari biasa yang cuma Rp 100 jutaan saja,” kata Natalia saat ditemui di tempat produksi usahanya pada Selasa (28/11/2023).

Seperti yang terpantau di lokasi produksi, tampak aktivitas puluhan karyawan sedang membuat aneka botol yang biasa dibuat wastafel, patung salib, tempat peralatan mandi untuk dicetak menggunakan cairan yang sudah disediakan untuk dicetak dan aneka pernak pernik Natal lainnya.

Puluhan pekerja itu nampak serius dengan aktifitas yang sedang digeluti. Pasalnya, di tempat ini masing-masing karyawan sudah dibagi tugasnya ada yang mencetak ada yang menghaluskan bahan yang jadi setelah dicetak.

Kemudian dilakukan pemberian warna, setelah selesai diberikan warna kemudian dilukis. Kemudian dilakukan penjemuran setelah kering dilakukan packing untuk dikirim.

Untuk menyelesaikan semua itu, Natalia dibantu oleh puluhan karyawan. Tak hanya di tempat produksi Lia juga memanfaatkan ibu-ibu rumah tangga untuk menyelesaikan souvenirnya di rumah masing-masing.

“Kalau yang disini ada 40 orang, tapi ada juga ibu-ibu yang mengerjakan di rumahnya sendiri,” terangnya.

Lebih lanjut Lia menerangkan ada bermacam-macam aneka souvenir yang diproduksi, mulai dari pernik salib, patung Yesus, patung Bunda Maria, kotak pensil Natal, tempat lilin natal, hingga wadah peralatan mandi yang dihias dengan warna Natal dan lain sebagainya.

“Tidak hanya souvenir khas natal saja. Tergantung permintaan konsumen. Kebetulan ini mendekati natal banyak yang order souvenir natal,” paparnya.

Menurutnya, untuk Natal di tahun 2023 ini mengalami banjir pesanan daripada tahun-tahun sebelumnya. Omzetnya pun meningkat sekitar 50 persen, dibanding momen Natal tahun sebelumnya.

Lia mengatakan untuk harga souvenir ini bervariasi, katanya menyesuaikan tingkat kesulitan saat produksi. Disebutkan dibandrol dari harga paling murah Rp 9.500 hingga paling tinggi yang merupakan pesanan paketan, yakni Rp 250.000.

“Untuk harga juga bermacam-macam melihat tingkat kesulitan dan apa yang dipesan. Dikami harga mulai Rp 9.500 – Rp 250 ribu,” jelasnya.

Tak sekadar terjual di daerah Jombang saja, melainkan ke luar Jawa bahkan sempat tembus hingga mancanegara. Tak tanggung-tanggung omzet yang didapat perbulannya, jelang akhir tahun 2023 ini, ia mengaku bisa tembus 200 juta rupiah.

“Kalau penjualan sudah mencapai luar daerah, tak hanya di Jombang saja. Bahkan kota-kota besar di Jawa Timur banyak yang pesan kesini,” pungkasnya.

Reporter : Agung Pamungkas

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *