Blitar, SEJAHTERA.CO – Warga di tiga desa di Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, akhirnya bisa bernapas lega. Kini, mereka tidak perlu lagi memutar jauh saat menuju tempat kerja maupun ke sawah.
Baca juga:Kejari Blitar Bongkar Kredit Fiktif di BUMD, Dua Tersangka Ditahan
Hal itu menyusul rampungnya pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang digagas Polres Blitar Kota. Jembatan tersebut kini sudah dapat dimanfaatkan untuk aktivitas sehari-hari warga.
Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo mengatakan, jembatan tersebut memiliki peran vital karena menjadi penghubung antarwilayah.
“Jembatan ini sangat vital. Sebelumnya hanya terbuat dari bambu. Akhirnya diputuskan untuk membangun jembatan permanen dan kini sudah selesai,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).
Ia menjelaskan, jembatan tersebut menghubungkan tiga desa, yakni Desa Karanggondang, Desa Kebonagung, dan Desa Ringinanom.
Sebelum dibangun, kondisi jembatan sangat memprihatinkan karena hanya berupa anyaman bambu (sesek). Warga pun kerap khawatir, terutama saat hujan deras, karena rawan ambruk.
Baca juga:Kejari Blitar Ungkap Kredit Fiktif, Debitur Rencanakan Pinjaman hingga Rp500 Juta
“Dengan selesainya pembangunan ini, menjadi bukti bahwa polisi hadir di tengah masyarakat, menjawab kebutuhan melalui pembangunan infrastruktur,” katanya.
Selain itu, ia juga mengapresiasi budaya gotong royong yang ditunjukkan masyarakat. Pembangunan jembatan tidak hanya melibatkan aparat kepolisian, tetapi juga warga, pemerintah desa, hingga Pemerintah Kabupaten Blitar.
“Mudah-mudahan bermanfaat untuk semua. Harapannya jembatan ini dirawat dengan baik karena sangat dibutuhkan warga,” pungkasnya.(ziz)



















