Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Sebuah kandang hewan ternak milik Istingadah warga Desa Srikaton, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung kebakaran, Kamis (3/10/2024) sore.
Baca Juga :Kawasan Kuliner Halal Diresmikan, Ini Harapan Pj Gubernur Jatim
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kebakaran terjadi akibat bediang atau bakaran untuk melindungi hewan ternak.
Kasi Pemadaman dan Penyelamatan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung, Bambamg Pidekso mengatakan, kejadian kebakaran itu bermula saat pemilik kandang ternak itu sedang membuat bediang.
Bediang ini biasa digunakan para peternak untuk melindungi hewan ternaknya.
Baca Juga :Gara-gara Ban Meletus, Truk Hantam Mobil Grandmax Parkir di Kediri
Usai membakar bediang, tiba-tiba api menyulut bangunan kandang ternak di dekatnya dan cepat menyebar ke seluruh bagian. Bangunan kandang ternak itu hanya berbuat dari balok kayu membuat api cepat merembet.
“Jadi awalnya pemilik ternak membakar bediang di sekitar kandang ternaknya, tetapi tanpa diduga, api dengan cepat justru menyebar,” kata Bambang Pidekso, Kamis (3/10/2024).
Saat kebakaran pemilik kandang ternak mendapat pertolongan warga dan memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Beberapa orang juga berusaha mengeluarkan hewan ternak dari kandangnya.
Baca Juga :Polisi Gelandang Pencuri Kayu Perhutani Ponorogo
Beruntung hewan ternak tersebut berhasil diselamatkan sebelum api sempat melumat habis sebagian besar kandang ternak tersebut dan membakar ternak di dalamnya. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Damkar Tulungagung agar tidak merembet ke bangunan lainnya.
“Kami baru menerima laporan sekitar pukul 15.50 WIB, dan kami segera berangkat menuju tempat kejadian kebakaran, kami baru tiba di TKK sekitar pukul 16.16 WIB,” ungkapnya.
Baca Juga :Ciptakan Satuan Pendidikan Ramah Anak, Kemenag Kabupaten Blitar Gandeng KPAI
Tiba di lokasi kebakaran, Bambang melihat atap kandang ternak sudah roboh dan masih menyisakan beberapa kayu tiang penyangga kandang saja yang belum terbakar.
Petugas kemudian melakukan upaya pemadaman dengan membawa satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu truk tangki untuk kebutuhan suplai air.
Api sudah sangat besar dan sempat merembet ke arah dapur rumah korban dan hanya menghanguskan dinding dapur saja. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tapi kerugian senilai Rp 30 juta.
Baca Juga :Masuk Triwulan IV, Pj Wali Kota Batu: Realisasi Belanja Pemkot Batu Belum Separo
“Hewan ternak berupa sapi dan domba berhasil dievakuasi sebelum api sempat membesar. Kejadian ini berskala sedang dan menyebabkan kerugian mencapai Rp 30 juta,” pungkasnya.(sho)
Reporter : Mochammad Sholeh Sirri
Editor : Dhita Septiadarma



















