Lamongan, SEJAHTERA.CO – Kebakaran hebat melanda Pasar Agrobis Babat sisi barat, Kabupaten Lamongan, Minggu (12/7/2026) malam sekitar pukul 20.55 WIB.
Kobaran api yang diduga berasal dari salah satu toko plastik dengan cepat membesar dan menghanguskan sejumlah kios di kawasan pasar.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sedikitnya sekitar 10 stan pedagang ludes dilalap si jago merah. Api dengan cepat merambat karena banyaknya material yang mudah terbakar, sehingga membuat proses pemadaman berlangsung cukup sulit.
Untuk mengendalikan kobaran api agar tidak menjalar ke seluruh bangunan pasar, seluruh armada pemadam kebakaran dari berbagai Koordinator Wilayah (Korwil) dikerahkan.
Di antaranya Korwil Damkar Babat, Ngimbang, Paciran, serta Damkar Induk Lamongan. Upaya pemadaman juga diperkuat oleh tim pemadam kebakaran dari TNI Yon TP 887/KJM Ngimbang.
Hingga berita ini ditulis, delapan unit mobil pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan api yang masih menyala di sejumlah titik.
Informasi sementara yang dihimpun di lokasi menyebutkan, api diduga pertama kali muncul dari salah satu stan yang menjual barang berbahan plastik.
Dugaan awal penyebab kebakaran adalah korsleting listrik yang memicu percikan api hingga menyambar material styrofoam dan barang dagangan yang mudah terbakar.
“Diduga akibat konsleting listrik . Percikan api mengenai styrofoam sehingga mengakibatkan kebakaran . Namun penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan,” ujar Agung salah satu petugas pemadam kebakaran di lokasi.
Peristiwa tersebut sontak membuat para pedagang panik. Di tengah upaya petugas pemadam kebakaran yang dibantu personel TNI, Polri, dan warga memadamkan api.
Para pemilik kios berusaha menyelamatkan barang dagangan yang masih bisa dievakuasi agar tidak ikut terbakar.
Kebakaran juga menjadi tontonan ratusan warga yang memadati sekitar lokasi pasar. Banyak masyarakat berdatangan untuk menyaksikan proses pemadaman, sehingga sempat menyebabkan kepadatan di sekitar area kejadian.
Selain itu, arus lalu lintas di jalan poros nasional Lamongan–Babat juga mengalami perlambatan akibat banyaknya kendaraan yang melintas dan warga yang berhenti untuk melihat kebakaran.
Baca Juga :Direncanakan Mutasi, Disdik Tulungagung Tangani Perselisihan Dua Pegawainya
Personel Satlantas Polres Lamongan diterjunkan ke lokasi guna mengatur arus kendaraan agar tetap lancar serta mencegah kemacetan yang lebih parah.



















