Kebanjiran Pesanan Hampers Lebaran, UMKM Bouquet Batu Tutup Sementara Order

Kebanjiran Pesanan Hampers Lebaran, UMKM Bouquet Batu Tutup Sementara Order
Pertengahan ramadhan, pedagang parcel lebaran kebanjiran pesanan.

Batu, SEJAHTERA.CO  Tren hampers atau parcel Lebaran yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir membawa berkah tersendiri bagi pelaku UMKM di Kota Batu.

Salah satunya usaha hampers milik Bouquet Batu yang kini kebanjiran pesanan, terutama untuk paket piring keramik dan aneka snack.

Tahun ini, Bouquet Batu yang beralamat di Jalan Raya Pandanrejo No. 76, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, bahkan harus menghentikan sementara pemesanan karena kewalahan menerima order hampers Lebaran.

Read More

“Jika lima tahun lalu masyarakat masih didominasi pesanan bouquet bunga, tahun ini permintaan hampers justru meningkat tajam. Produk yang paling diminati adalah paket piring keramik yang dikemas cantik, cocok untuk bingkisan Lebaran maupun acara khusus lainnya,” ujar owner Bouquet Batu, Aurellia Putri (20), saat ditemui di rumahnya, Senin (2/3/2026).

Baca Juga Bianglala Alun-Alun Kota Batu Belum Diganti pada 2026, Pemkot Hanya Siapkan Kajian

Saat ini, peminat hampers buatannya berupa paket piring keramik, snack, maupun kombinasi keduanya telah mencapai sekitar 350 paket.

“Harga yang kami tawarkan bervariasi, mulai Rp110 ribu hingga Rp220 ribu untuk paket termahal, tergantung desain dan isi kemasan. Untuk hampers snack dibanderol mulai Rp60 ribu. Sementara paket besar bisa mencapai Rp500 ribu. Bahkan ada pesanan khusus hingga Rp1 juta, menyesuaikan permintaan dan konsep pelanggan,” terangnya.

Menariknya, pembeli datang dari berbagai daerah di Malang Raya. Hal ini menunjukkan produk UMKM lokal Kota Batu mampu bersaing dan diminati lintas wilayah.

Aurellia mengatakan pemesanan hampers Lebaran untuk sementara ditutup karena banyaknya permintaan, sementara proses pengemasan membutuhkan waktu.

Baca Juga Jelang Lebaran, hanya Angkutan Sembako dan BBM yang Bisa Masuk Jalan Protokol Kabupaten Kediri

“Usaha ini dikelola bersama dua orang tim. Kalau terus menerima pesanan, kami khawatir tidak bisa menyelesaikannya tepat waktu. Dari total 350 pesanan, yang selesai belum ada setengahnya,” imbuhnya.

Dalam proses pengerjaan, hampers ukuran besar dapat diselesaikan sekitar 30 menit, sedangkan paket kecil membutuhkan waktu sekitar 15 menit.

Dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap hampers, pelaku usaha optimistis tren ini masih akan berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Mereka pun berencana terus menghadirkan inovasi desain agar tetap diminati pasar.

Musim hampers menjadi momentum emas bagi pelaku UMKM Kota Batu untuk terus tumbuh dan berkembang.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *