Kondisi Muntaber Anaknya Semakin Parah, Ibu Keluhkan Perawatan RSUD Kilisuci Kota Kediri

Kondisi Muntaber Anaknya Semakin Parah, Ibu Keluhkan Perawatan RSUD Kilisuci Kota Kediri

KEDIRI, SEJAHTERA.CO – Kondisi balita yakni GZA (3,6) mengalami muntaber semakin parah setelah mendapatkan perawatan beberapa hari di RSUD Kilisuci Kota Kediri.

Infus yang diberikan dari perawat kepada balita itu tertera tanggal kadaluarsa pada 30/12/2023.

“Baru masuk pertama sudah banyak infus karena kondisi anak saya dehidrasi. Tapi tidak sembuh-sembuh sampai saat ini apakah infusnya kadaluarsa atau tidak saya tidak tahu,” jelas Indana, ibu kandung GZA.

Read More

Indana mengaku, sebenarnya tidak ada permasalahan apapun dengan RSUD Kilisuci dan ia menilai pelayanannya bagus.

Namun, dia merasa kecewa karena sampai empat hari anaknya dirawat tidak ada perubahan sama sekali.

Bahkan ondisinya semakin parah karena anaknya buang air besar (BAB) tidak berhenti hingga pampers sudah tidak mampu menampung.

“Kemarin saya minta ke ruang pendaftaran misalnya dirujuk apa bisa. Lalu bilang katanya bisa, tapi rumah sakit harus diatasnya,” ucapnya.

Dari situlah, warga Kelurahan Bandar Lor Kecamatan Mojoroto Kota Kediri itu mencari informasi tentang rumah sakit ada di Gambiran, Baptis, dan Bhayangkara Kediri.

Akhirnya, Indana melapor ke perawat dan dan mendapat penjelasan rumah sakit yang memenuhi kualifikasi adalah RSUD Gambiran.

Sebenarnya, Indana bermaksud memindahkan perawatan anaknya ke RS Bhayangkara Kediri yang ternyata adalah tipe B.

Ia merasa keberatan kalau anaknya dirawat ke RSUD Gambiran karena jaraknya yang terlalu jauh.

Pasalnya, ia juga masih harus memikirkan dua anaknya yang lain serra suaminya yang bekerja mencari nafkah.

“Ke pihak rumah sakit ini (RSUD Kilisuci) tidak boleh karena alasannya nanti harus ada tanda tangan pulang paksa. Kalau saya pulang paksa dan masukkan lagi di Bhayangkara, otomatis Kartu Indonesia Sehat (KIS) dibekukan dan saya sudah minta bantuan BPJS juga dan kemanapun,” ungkap Ibu tiga anak ini.

Indana semakin geran ketika mendapat keterangan dari dokter agar bersabar dulu menunggu perawatan di RSUD Kilisuci.

“Ini kan sudah beberapa hari tidak ada perubahan dan saya inginnya anak saya cepat sembuh,” pungkasnya.

Sementara itu Niken, Humas RSUD Kilisuci saat dikonfirmasi terkait persoalan tersebut masih belum memberikan respon.

Reporter: Rizky Rusdiyanto

Editor : Irwan Maftuhin

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *