Kediri, SEJAHTERA.CO – Sejatinya normalisasi Sungai Jurang Gunting di Desa Pranggang Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri sejauh 1,7 kilometer hampir rampung dan sudah capai 95 persen.
Namun mendadak adanya banjir bandang dua kali, dan adanya pengendapan hingga terjadi pendangkalan dan penyempitan badan sungai. Di bulan puasa ini petugas terus bekerja bahkan hingga malam hari.
Andri Eko Prasetyo Kepala Bidang (Kabid) Operasional dan Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri menjelaskan, karena adanya endapan pasir dan material banjir lainnya pada sungai akhirnya pengerukan material banjir kembali dilakukan.
Baca Juga :Pesantren Tebuireng Jombang Jaga Warisan Kitab KH Hasyim Asy’ari
“Tetap kami lakukan untuk normalisasi agar tidak terjadi banjir dan meluap ke perkampungan warga. Bahkan bulan puasa Ramadan, kami tetap lakukan hingga malam hari,” katanya, Rabu (5/3/2025).
Andri menambahkan, Sungai Jurang Gunting terjadi pendangkalan karena saat musim hujan aliran airnya deras hingga ke bibir sungai dan menggerus tanggul sungai hingga jebol, dan airnya meluber ke perkampungan warga. Karenanya perlu dicegah
“Pasca-banjir bandang dan tanggul jebol dua kali, kami sudah lakukan perbaikan untuk tanggul dengan gunakan dua alat berat. Kebetulan dua alat berat masih di lokasi yang saat ini masih digunakan untuk normalisasi sungai tersebut.
Dua alat berat disiagakan terutama untuk kedaruratan sehingga pasti jadi prioritas,” imbuhnya.



















