Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Kawasan halal yang berlokasi di Pasar Sore lama masuk Kelurahan Kenayan, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung segera diresmikan menjadi Kawasan Kuliner Halal. Persiapan peresmian pun dipastikan sudah rampung.
Baca Juga :Korban Penganiayaan Guru, MKK Diasuh Nenek Sejak Ibu Kerja di Taiwan, Ingin Mondok dari Kecil
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Tulungagung, Slamet Sunarto mengatakan, baru menggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung membahas persiapan peresmian kawasan kuliner halal.
Dia memastikan Pemkab Tulungagung memberikan dukungan program kawasan kuliner halal tersebut. Dukungan berupa pembinaan juga diberikan Bank Jatim Tulungagung pada masing-masing pelaku usaha.
“Jadi memang Pemkab Tulungagung memberikan dukungan secara penuh atas pelaksanaan program kawasan kuliner halal ini,” kata Slamet Sunarto, Jumat (27/9/2024).
Menurut Slamet, persiapan sudah 100 persen termasuk pembangunan gapura kawasan kuliner halal di Tulungagung. Dinkop UM bersama PT. KAI tinggal menentukan jadwal peresmian kawasan kuliner halal yang menjadi pilot project di Jawa Timur.
Peresmian kawasan kuliner halal ini, dilakukan Pejabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Andhy Karyono yang juga akan meresmikan jembatan penghubung dua desa di Kecamatan Kalidawir.
Slamet menyebut, sebanyak 68 pedagang akan menerima sertifikat halal serta pelatihan kuliner halal.
Baca Juga :Cabuli Murid SD, Penjual Condong Asal Kediri Diringkus Polisi
Selain itu dia akan memetakan potensi perputaran rupiah dalam aktivitas jual beli di kawasan kuliner halal tersebut sebagai salah satu indikator tingkat keberhasilan program.
“Kami masih melibatkan berbagai pihak seperti PT. KAI itu sendiri untuk memetakan keuntungan atau perputaran rupiah pada kawasan kuliner halal ini. Kalau hitungan kasar kami, dalam sebulan bisa mencapai milyaran rupiah,” pungkasnya.



















