Kediri, SEJAHTERA.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara dalam pemilihan Gubernur-Wakil Jawa Timur dan Pemilihan Bupati-Wakil Bupati Kediri.
Baca Juga :Puluhan Kendaraan Terjaring Razia di Kota Kediri, Dua Bus Sempat Kabur Berhasil Dihentikan
Simulasi pemungutan dan penghitungan suara ini digelar di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 005 tepatnya di Gedung Balai Desa Karangrejo Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri, Minggu (17/11/2024).
Dalam kegiatan tersebut melibatkan ratusan orang pemilih yang digelar sejak pukul 07.00 WIB. Simulasi ini bertujuan untuk mempersiapkan proses pemungutan dan penghitungan suara pada Pilkada yang akan berlangsung pada 27 November 2024 mendatang.
Baca Juga :Pemotor Boncengan Empat di Jombang Tabrak Truk, Dua Orang Tewas
Divisi Teknis Penyelengaraan KPU Kabupaten Kediri, Irbabul Lubab mengatakan, simulasi ini digelar sesuai yang dilakukan oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) nantinya pada saat pemungutan dan penghitungan suara pada 27 November 2024.
KPU mengundang pemilih dari warga setempat hingga Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS). Mereka memperagakan proses pemungutan suara dan penghitungan suara sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Baca Juga :Satresnarkoba Polres Jombang Tangkap Dua Pengedar Sabu, Amankan 51 Paket Siap Edar
“Simulasi ini digelar agar badan adhoc kita bisa mengetahui langsung kejadian-kejadian apa saja pada pemungutan dan penghitungan suara,” katanya.
Dengan adanya kegiatan tersebut Irbabul Lubab berharap, petugas badan adhoc bisa lebih siap dalam menjalankan tugasnya nanti pada 27 November 2024.
Baca Juga :Jumat Berkah, Polres Blitar Bagi-bagi Nasi ke Jamaah Masjid dan Coaching Clinic SIM
Selain itu, juga bertujuan agar pemilih dan panitia mengetahui tata cara atau prosedur dari awal hingga akhir. Di samping itu, simulasi tersebut merupakan bentuk sosialisasi kepada masyarakat terkait proses pemungutan dan penghitungan suara.
“Makanya simulasi ini kita laksanakan agar tidak terjadi kesalahan pada saat mereka menjalankan tugasnya. Alhamdulillah selama bimbingan teknis terkait itu tidak ada masalah,” bebernya.
Dia juga meminta kepada semua petugas adhoc Kabupaten Kediri supaya menghindari atau meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan sehingga pelaksanaan Pilkada bisa berjalan dengan baik.
Baca Juga :Investasi Kabupaten Tulungagung Capai Rp 354 M dari Target Rp 500 M
“Harapan kami semoga pemungutan dan hitung suara Pilkada 2024 bisa berjalan dengan aman dan lancar,” ungkap Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Kediri.



















