Pembukaan Grebeg Suro Ponorogo Dimeriahkan Artis Kondang Jawa Timur

Pembukaan Grebeg Suro Ponorogo Dimeriahkan Artis Kondang Jawa Timur
Festival Nasional Reyog Ponorogo (FNRP) salah satu kegiatan dalam perayaan Grebeg Suro.(istimewa)

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Pembukaan Grebeg Suro 2025 tinggal menghitung hari. Event tahunan berskala nasional tersebut diprediksi menyedot animo masyarakat baik dari dalam maupun luar Bumi Reog.

Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Ponorogo memastikan pembukaan Grebeg Suro yang dilaksanakan pada 17 Juni ini bakal lebih meriah. Pasalnya, konsep tahun ini akan memadukan antara teknologi serta seni dan tradisi.

“Kemudian di panggung nanti juga akan kita perpaduan antara teknologi kekinian digital multi media video mapping, seni tradisi, musik pop jawa kreatif yang lagi populer digandrungi gen z,” ungkap Budha, Jumat (13/6/2025).

Read More

Baca Juga :Dinilai Semrawut dan Bikin Macet, Pemkab Tulungagung Punya Skema Penataan Pinka

Tak hanya itu, rencananya dalam pembukaan Grebeg Suro tersebut akan menghadirkan salah artis kenamaan asal Jawa Timur. Bintang tamu yang dimaksud yakni Ahmad Ridho atau dikenal dengan Masdddho pemilik lagu Kisinan dan Kisinan 2.

“Insyallah kami datangkan Masdddho untuk bintang tamu Opening Grebeg Suro,” ujar Judha.

Pemilihan Masddho sebagai bintang tamu acara tersebut, menurut Judha masih memiliki korelasi. Selain memiliki lagu bertema pop jawa, artis tersebut juga menjadi idola generasi saat ini.

“Kami memilih Masdddho karena masih nyambung suasananya antara event tradisi dan pop jawa kreative. Juga saat ini sedang digandrungi anak muda,” imbuhnya.

Baca Juga :Pembiayaan Proyek Giant Sea Wall di Teluk Jakarta Ditanggung Pusat dan Pemprov Jakarta

Judha berharap gelaran Grebeg Suro tahun ini bisa berjalan dengan baik serta mampu menarik wisatawan lokal maupun nasional. Ditambah saat ini Reog sudah menjadi warisan budaya tak benda yang diakui oleh Unesco.

“Tentu harapannya Grebeg Suro tahun ini semakin meriah dengan seni budaya dan tradisinya sehingga banyak masyarakat yang datang dan menyaksikan,” pungkas Judha.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *