Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Pemkab Ponorogo mulai membuka seleksi terbuka (selter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk mengisi enam kursi pejabat eselon II yang masih kosong.
Pendaftaran dibuka mulai 27 Juli hingga 10 Agustus 2026 dan dapat diikuti aparatur sipil negara (ASN) se-Jawa Timur yang memenuhi persyaratan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo Agus Sugiarto mengatakan, enam jabatan yang dibuka meliputi Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Selanjutnya, Direktur RSUD dr. Harjono, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Kepala Dinas Tenaga Kerja, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Menurutnya, jabatan tersebut diprioritaskan karena memiliki peran strategis dalam pelayanan publik maupun penyelenggaraan pemerintahan daerah.
“Seleksi terbuka ini kami buka mulai 27 Juli sampai 10 Agustus 2026 dan terbuka bagi PNS se-Jawa Timur. Kami berharap setiap formasi diikuti minimal empat peserta sehingga proses seleksi berjalan kompetitif dan menghasilkan pejabat terbaik sesuai kebutuhan organisasi,” ungkap Agus.
Ia menjelaskan, peserta wajib berstatus PNS, telah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklat PIM III), serta berusia paling tinggi 56 tahun saat pelantikan.
Seluruh tahapan seleksi akan dilaksanakan secara terbuka sesuai mekanisme yang ditetapkan panitia seleksi.
Setelah seluruh proses administrasi dan uji kompetensi selesai, panitia akan menetapkan tiga nama terbaik pada masing-masing formasi.
Nama-nama tersebut kemudian diserahkan kepada pejabat pembina kepegawaian sebagai bahan penetapan pejabat definitif.
“Nanti yang melakukan penjaringan yakni dari panitia seleksi,” imbuhnya
Agus menambahkan, panitia seleksi terdiri dari tujuh orang yang berasal dari unsur Pemerintah Provinsi Jawa Timur, akademisi Universitas Muhammadiyah Ponorogo, IAIN Ponorogo, INSURI, serta mantan birokrat.
Keterlibatan berbagai unsur itu diharapkan mampu menjamin proses seleksi berlangsung objektif.
“Kami berharap seleksi ini menghasilkan pejabat yang kompeten, berintegritas, dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tandasnya.
Selain enam posisi yang saat ini dilelang, Pemkab Ponorogo masih memiliki lima jabatan eselon II yang belum terisi, yakni Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Sosial PPPA, Kepala Bapperida, serta Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.
Pengisian jabatan tersebut akan dilakukan menyesuaikan kebutuhan organisasi dan kebijakan pemerintah daerah.



















