Pemkab Trenggalek Ciptakan 5000 Wirausaha Perempuan Baru Saban Tahun, Rambah Platform Digital

Pemkab Trenggalek Ciptakan 5000 Wirausaha Perempuan Baru Saban Tahun, Rambah Platform Digital
Pelatihan wirausaha perempuan di Gedung Bhawarasa Trenggalek. (angga/sejahtera.co)

Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Pemkab Trenggalek menggelar pelatihan 5000 wirausaha baru. Pemda menargetkan ada sebanyak lima ribu wirausaha baru terlahir saban tahun. Pelatihan itu berfokus pada wirausaha perempuan.

Baca Juga :Pasca-diterjang Banjir Bandang, Warga Sambigede Masih Butuh Pasokan Air Bersih

“Pelatihan usaha ini adalah agenda dari lima ribu pengusaha baru yang setiap tahun kita dorong,” kata Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, Rabu (3/12/2024).

Read More

Pelatihan dalam program 5000 pengusaha perempuan baru itu menyasar berbagai aspek. Namun dalam pelatihan periode ini, Mas Ipin sapaan akrabnya menyebut fokus pada pelatihan digital untuk memperluas jangkauan pemasaran.

Baca Juga :Dugaan Politik Uang Pilkada Kota Batu, Bawaslu Hentikan Laporan

“Sekarang kita safetying. Pelatihannya, materinya lebih banyak ke platform digital. Karena bisnis sekarang tidak perlu kulakkan tidak perlu memproduksi sendiri. Dengan menjadi affiliate saja kadang bisa cuan,” imbuhnya.

Mas Ipin menyebut, pelatihan itu menyasar mayoritas kalangan perempuan. Dengan pelatihan itu, pemda berharap dapat menambah pundi-pundi perekonomian masyarakat. Dengan kata lain, mereka dapat menjalankan usahanya tanpa meninggalkan kewajibannya.

“Rata-rata mereka kebanyakan perempuan. Hampir 90 persen perempuan, sehingga nanti nyambi kerja dan bisa bisnis secara digital. Harapannya tentunya bisa menambah penghasilan,” jelasnya.

Baca Juga :Hilang saat Cari Kayu Bakar, Kakek di Ponorogo Ditemukan Tewas di Lereng Gunung Semampir

Nantinya, Mas Ipin menyebut bakal membantu promosi dari produk yang mereka hasilkan. Mas Ipin menyebut akan membantu memasarkan produk-produk mereka melalui media sosial miliknya.

Dengan begitu, pihaknya berharap dapat memperluas jangkauan pemasarannya. “Sehingga membantu agar banyak orang lebih tahu,” kata dia.

Ia menyebut dengan pelatihan wirausaha itu produk-produk yang beredar di pasaran tak hanya berkutat pada produksi-produksi skala besar. Pihaknya meyakini dengan pelatihan yang mumpuni produk-produk yang dihasilkan dapat lebih kompetitif dan bisa diterima pasaran.

Baca Juga :Hujan Deras Tiga Jam, Picu Banjir dan Longsor, BPBD: Pemukiman, Makam, dan Jembatan di Kabupaten Blitar Porak-poranda

“Harapannya bisnis kelas menengah dalam segala macam itu lebih di insentif, untuk kemudian ekonomi bisa lebih berputar,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *