Pencuri Burung Kontes Beraksi di Ponorogo, Aksi Lompat Pagar Terekam CCTV dan Viral

Pencuri Burung Kontes Beraksi di Ponorogo, Aksi Lompat Pagar Terekam CCTV dan Viral
Detik detik pelaku saat mencuri burung di salah satu rumah warga. (istimewa)

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Aksi pencurian burung kontes kembali membuat geger warga Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Ponorogo Kabupaten Ponorogo.

Empat ekor burung kontes jenis kenari, jalak, dan kacer raib dalam semalam setelah seorang pria terekam kamera pengawas (CCTV) nekat memanjat pagar rumah warga di Lingkungan RT 1 RW 2.

Video berdurasi 50 detik yang merekam aksi pelaku saat beraksi pada Sabtu (31/5/2025) sekitar pukul 04.00 WIB, viral di media sosial setelah diunggah ke Instagram pada Minggu (1/6/2025).

Read More

Dalam rekaman tersebut, pelaku tampak tenang mengangkat sangkar berisi burung lalu pergi begitu saja ke arah gang sempit di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga :Dorong Daya Beli Masyarakat, Pemkot Batu Gelar Gerakan Pangan Murah

Korban pertama adalah Emi Sutarmi (60), warga Jalan Wibisono, mengaku jika ia kehilangan seekor burung jenis kenari andalannya yang kerap ikut kontes burung kicau.

“Awalnya anak saya yang tahu. Kaget karena sangkar hilang. Setelah dicek, ternyata burung juga tidak ada. Baru kali ini terjadi pencurian seperti ini di lingkungan sini,” ungkap Emi kepada wartawan.

Tak hanya Emi, beberapa warga lain juga mengalami kejadian serupa di malam yang sama. Total ada empat ekor burung yang dilaporkan hilang.

Saat mencuri pelaku diketahui hanya mengambil burung, dan meninggalkan sangkar burung curiannya.

Baca Juga :Geger Buaya Piaraan Warga Blitar Semakin Besar, Damkar Tak Berani Evakuasi

“Selain di rumah Bu Emi, ada juga burung kenari, jalak, dan kacer milik warga lain yang dicuri. Kalau ditotal, kerugian bisa jutaan rupiah karena sebagian burung merupakan jenis kontes yang sering ikut lomba,” ujar Agung Sulistio Wicaksono, ketua RT setempat.

Warga menduga pelaku sudah mengincar lokasi sejak lama karena mengetahui posisi sangkar dan kondisi sekitar. Saat ini, video rekaman CCTV telah diserahkan ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Agung mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hingga dini hari.

Baca Juga :Dinas Perkim Kabupaten Kediri Perbaiki Rumah Warga Terdampak Bencana di Wilayah Mojo

“Kami sarankan warga yang memiliki hewan peliharaan bernilai tinggi untuk mengamankan lebih baik lagi, termasuk memasang kunci ganda atau kamera pengawas tambahan,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *