Blitar, SEJAHTERA.CO – Jelang kurban, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar dan Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin blusukan ke Pasar Hewan Dimoro.
Itu untuk memastikan kondisi hewan kurban dalam kondisi layak dan siap konsumsi.
Sidak yang digelar pukul 09.30 itu selain memeriksa kondisi kesehatan hewan, juga sterilisasi kandang dan angkutan. Hal itu dilakukan agar bisa memutus penularan ketika ada hewan yang penyakitan.
Hasilnya petugas menemukan adanya hewan kurban yang terindikasi penyakitan. Di antaranya gejala penyakit cacing hati dan penyakit kulit pada sapi.
Baca Juga :Pencuri Burung Kontes Beraksi di Ponorogo, Aksi Lompat Pagar Terekam CCTV dan Viral
Tindaklanjutnya, petugas meminta pemilik hewan untuk membawa pulang sapi yang terkena penyakit kulit. Sementara kambing yang terkena cacing hati minta untuk segera diobati.
“Untuk sapi yang indikasi penyakit kami imbau untuk dibawa pulang diobati. Sapi berasal dari luar Blitar, ” kata Kepala DKPP drh Dewi Masitoh, Selasa (3/6/2025).
Dia mengatakan sidak ke pasar hewan itu merupakan agenda rutin. Digelar sebelum Hari Raya Idul Adha. Itu untuk memastikan hewan siap konsumsi dari segi kesehatan dan kelayakan.
Seperti usia dan kondisi tubuh. “Secara garis besar dalam kondisi layak. Stok juga mencukupi,” katanya.
Baca Juga :Dorong Daya Beli Masyarakat, Pemkot Batu Gelar Gerakan Pangan Murah
Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menambahkan untuk harga hewan kurban stabil. Sapi untuk kurban dijual dengan harga sekitar Rp 15 juta ke atas.
Begitu juga kambing. Pihaknya berharap warga tak membeli hewan di luar Blitar. Di Pasar Dimoro semuanya tersedia.



















