Blitar, SEJAHTERA.CO – Program Kencan SAE atau kendalikan nafsu, cari pasangan secara syari, aman dan sehat yang diluncurkan Pemkot Blitar akhir April 2025 lalu, menjadi daya tarik warga.
Selama tiga bulan di-launching setidaknya ada 663 peminat yang memutuskan untuk memanfaatkan momen atau program Kencan SAE tersebut.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (PPA-PPKB) Kota Blitar, Parminto.
Ditemui di kantornya, Parminto mengakui antusiasme warga untuk mengikuti program Kencan SAE perdana itu sangat tinggi.
Baca Juga :Akan Disulap dengan Wajah Baru, Begini Kondisi Wisata Watu Lawang Saat ini
“Sebanyak 663 peminat yang sudah tercatat. Tak hanya dari Kota Blitar saja, tetapi juga luar Blitar juga banyak. Ini membuktikan memang program yang kami luncurkan pada Hari Jadi April lalu ini diminati,” ujar Parminto, Kamis (24/7/2025).
Dia menjelaskan, sesuai dengan tujuan awal, Kencan SAE sendiri setidaknya alternatif sehat bagi warga yang kesulitan menemukan pasangan. Di sisi lain tidak meninggalkan sisi syar’i yang menjadi aturan.
“Kami ingin menjadikan pasangan yang hendak menikah nanti memahami arti membina rumah tangga. Jadi ajang ini bukan sekadar cari jodoh semata,” katanya.
“Kami juga ingin memberikan pembinaan tentang pernikahan dan membangun rumah tangga, sekaligus mencegah kehamilan di luar nikah,” katanya lagi.
Ditambahkan, dari hasil penelusuran diketahui jika sebanyak 663 pendaftar itu kaum pria menduduki peringkat pertama.
Baca Juga :Puluhan Pengendara Terjaring Operasi Patuh 2025 di Nganjuk
Dengan rincian pendaftar dari pria sebanyak 465 sementara perempuan hanya 198. Fenomena itu setidaknya menjadi bukti, bahwasanya pria menjadi kaum yang paling ingin tahu tentang program Kencan SAE.
Selain itu, juga banyak yang ingin menjadikan momen itu untuk mencari jodoh. Nah, dari ratusan peserta itu juga diketahui mayoritas memang belum menikah.
Dengan rincian 571 masih lajang, sementara sebanyak 92 sudah pernah menikah. “Iya, paling banyak adalah perjaka untuk pria dan Perempuan yang belum menikah. Kalau yang sudah menikah ada tetapi sedikit,” imbuhnya.
Dia mengatakan lagi, saat ini pihaknya tengah mematangkan program untuk menggelar acara pertemuan yang dijadwalkan tak lama lagi.
Nantinya, acara juga bakal menggandeng sejumlah pihak. Bukan hanya Pemkot Blitar tetapi juga instansi lain. Seperti Kementerian agama hingga dinas Kesehatan.
Baca Juga :Mayat Mengapung di Sungai Metro Gemparkan Warga Malang
“Intinya, juga menjadi ajang edukasi pra nikah. Harapannya, berhasil mencetak pasangan suami istri yang diidamkan. Jadi nanti juga mendapatkan pemahaman agama hingga Kesehatan,” pungkasnya.



















