Penemuan Bayi di Perumahan Mojoroto Indah, Ketua RT Pastikan Bukan Warga Setempat

Penemuan Bayi di Perumahan Mojoroto Indah, Ketua RT Pastikan Bukan Warga Setempat
Petugas kepolisian saat olah tempat kejadian perkara penemuan bayi. (rizky/sejahtera.co)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Sosok pembuangan bayi laki-laki di antara puing-puing bangunan rumah sedang direhab yang berada di Perumahan Mojoroto Indah Blok F-37 Kota Kediri masih menjadi misterius.

Baca Juga : Kekeringan di Trenggalek Terus Meluas, Lebih dari 13 Ribu Warga di 33 Desa Alami Krisis Air Bersih

Hingga saat ini, petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa yang tega membuang bayi yang ditemukan dengan kondisi terbungkus kain di tengah bahan bangunan tersebut.

Read More

Ketua RT 43 RW 11, Imam Puji Santoso memastikan, warganya tidak ada yang dalam keadaan hamil. Selain itu, orang yang membuang bayi laki-laki tersebut juga dipastikan bukan warga setempat.

“Kelihatannya tidak ada dan bukan warga sini,” jelasnya saat disinggung terkait penemuan bayi di lingkungannya, Selasa (17/9/2024).

Baca Juga :Malu Hamil Sebelum Nikah, Pasangan Sejoli di Kota Batu Aborsi Janin 3 Bulan

Dia mengatakan, tempat penemuan bayi di rumah warganya itu memang sedang dalam direhab.

Pada saat hari libur memang tidak ada seorang pun disitu, hanya saja ketika keseharian yang ada hanya tukang bangunan ataupun orang bekerja di tempat tersebut. “Karena masih direhab, jadi kosong tidak ada penghuninya,” ucapnya.

Tak hanya itu, lanjut dia, akses untuk masuk ke dalam lingkungannya juga dilewati satu jalur (tiga pintu masuk arah utara, selatan, dan timur).

Baca Juga :Malu Hamil Sebelum Nikah, Pasangan Sejoli di Kota Batu Aborsi Janin 3 Bulan

Sedangkan, dari arah belakang atau tepatnya dekat rumah dimana tempat ditemukannya bayi itu dipastikan tidak bisa dilewati.

“Kelihatannya di belakang tidak bisa karena ada pagar tembok dan pintu pagar besi,” tambahnya.

Sebelumnya, warga Perumahan Mojoroto Indah mengungkap cerita menarik adanya penemuan bayi yang sempat menggegerkan pada Minggu (15/9/2024) sore.

Selain menyelamatkan, warga juga membawa bayi tersebut ke RS Nirmala Kecamatan Mojoroto Kota Kediri untuk mendapatkan perawatan.

Baca Juga :Baru Dilantik, Puluhan Anggota DPRD Tulungagung gadaikan SK Pengangkatan

Bayi itu diketahui dalam keadaan hidup dan sehat. Saat ditemukan, kondisinya dibalut dengan jaket bekas terkena semen bongkaran rumah yang mana di sebelahnya ada bangunan di tanah kosong serta diletakkan di potongan keramik.

Tjatur Satrijo Utomo, warga setempat mengaku, saat ditemukan kondisi bayi tidak menangis, hanya diam saja sambil memejamkan matanya.

Dia kemudian mengelus kening bayi laki-laki tersebut. “Pertama mata kanannya terbuka, terus mata kiri dan kanan juga terbuka,” katanya saat ditemui.

Baca Juga :Empat Ton Gunungan Jambu Merah Gondangmanis Jadi Rebutan Warga usai Diarak

Terlepas hal itu, Satrijo bersama keluarganya mengevakuasi bayi tersebut ke RS Nirmala Kota Kediri. Setelah sampai di rumah sakit, Purnawirawan Polisi itu merasa senang karena sempat melihat bayi laki-laki itu sempat tersenyum.

“Saya senang si bayi ini sempat senyum, wah ini harapan hidup,” ucapnya.

Dirinya juga menyampaikan, bayi pertama kali ditemukan oleh Yumi, seorang pemulung sekaligus pengepul rosokan yang tinggalnya di belakang perumahan setempat.

Baca Juga :Wanita Asal Kediri Diduga Korban Pembunuhan di Pacet Mojokerto, Terakhir Berpamitan Keluar dengan Temannya

Saat mencari dan mengumpulkan rongsokan, dia tiba-tiba menangis dan berteriak ketika melihat bayi yang berada di sebuah bongkaran bangunan rumah sedang direnovasi.

“Dari situlah melaporkan ke pos satpam dan saya. Lalu saya datang ke lokasi untuk menyelamatkan bayi serta melaporkan ke pihak kepolisian,” ungkapnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *