Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Proses perbaikan jalan di Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo yang menghubungkan dengan Kabupaten Trenggalek akan mulai dikerjakan tahun 2025.
Baca Juga :Angka Kecelakaan Turun, Satlantas Polres Tulungagung Petakan Titik Rawan Kecelakaan
Diketahui, proses perbaikan jalan ini akan menghabiskan anggaran mencapai miliaran rupiah dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung, Dwi Hari Subagyo mengatakan, ruas jalan di Desa Samar Kecamatan Pagerwojo Tulungagung rusak pada November 2024 kemarin.
Jalan yang biasa disebut jalan gunung tugel itu rusak setelah terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Baca Juga :Angka Kecelakaan Turun, Satlantas Polres Tulungagung Petakan Titik Rawan Kecelakaan
Rusaknya jalan penghubung Kecamatan Pagerwojo dengan Kabupaten Trenggalek itu dikarenakan longsor yang terjadi pada talud atau plengsengan jalan tersebut. Hal ini terjadi lantaran ada aliran sungai bawah tanah di jalan tersebut, sehingga diyakini aliran sungai itu yang menyebabkan longsor.
“Tim kami sudah melakukan riset kenapa jalan itu bisa rusak lagi padahal baru setahun dibangun. Nah ternyata di bawah jalan itu ada enam titik mata air dan aliran sungai bawah tanah, sehingga menyebabkan longsor,” kata Dwi Hari Subagyo, Rabu (1/1/2025).
Baca Juga :Program MBG Perlu 60 Dapur Sehat, Ini Kata Komandan Kodim 0802/Ponorogo
Rusaknya jalan tersebut, ungkap Hari, sudah ditinjau secara langsung oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Provinsi Jawa Timur dan rencananya akan dilakukan perbaikan. Rencana perbaikan ini diperkirakan akan menghabiskan anggaran senilai Rp 7 miliar untuk membangun talut dan memperbaiki jalan yang rusak.
Saat ini, BPBD melalui Tim Ahli Independen masih merumuskan penanganan yang tepat agar jalan tersebut tidak lagi rusak saat terjadi hujan deras. Mengingat tepat di bawah jalan itu terdapat sejumlah titik mata air dan aliran sungai bawah tanah, sehingga penanganan harus dilalukan secara tepat.
Baca Juga :Mensos RI Salurkan Bantuan Lumbung Sosial dan Ahli Waris Korban Kebakaran di Kediri
“Perlu ada kajian khusus karena lokasinya diperkirakan tanah gerak. Tim independen ini akan merumuskan solusi penanganannya,” ungkapnya.
Terkait proses pengerjaannya sendiri, jelas Hari, sesuai rencananya akan dikerjakan pada tahun 2025 ini sembari menunggu pembuatan Detail Engineering Design (DED). Namun, dia memastikan pembangunan ruas jalan Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo ini bisa cepat dikerjakan usai DED-nya disetujui.
Baca Juga :Mensos RI Salurkan Bantuan Lumbung Sosial dan Ahli Waris Korban Kebakaran di Kediri
Menurut Hari, anggaran senilai Rp 7 miliar itu bersumber dari dana Bantuan Tidak Terduga (BTT) milik Pemprov Jawa Timur. Penggunaan dana BTT ini tentunya bisa mempercepat proses pengerjaan ruas jalan gunung tugel yang rusak itu karena prosesnya tidak perlu lelang dan cukup penunjukan langsung.
“Kami pastikan tahun ini secepatnya mulai dikerjakan. Kalau BTT itu tidak perlu lelang bisa, jadi penunjukan langsung aja. Kalau DED selesai, setelah evaluasi dan disetujui, bisa segera dikerjakan,” pungkasnya.



















