Perbaiki Jalan dan Jembatan Rusak Akibat Bencana, Pemkab Tulungagung Usulkan Rp17,5 Miliar ke BNPB

Perbaiki Jalan dan Jembatan Rusak Akibat Bencana, Pemkab Tulungagung Usulkan Rp17,5 Miliar ke BNPB
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo saat memberikan pernyataan terkait usulan anggaran ke BNPB dan DPR RI untuk perbaikan infrastruktur. (isal/sejahtera.co)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Pemkab Tulungagung bakal menerima bantuan dari Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) senilai miliaran rupiah yang kemungkinan besar akan diterima akhir tahun ini.

Bantuan tersebut nantinya akan dipakai untuk memperbaiki infrastruktur yang terdampak bencana di wilayah Kabupaten Tulungagung.

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo mengatakan, beberapa waktu yang lalu pihaknya sudah berkunjung ke Jakarta menemui BNPB untuk mengusulkan bantuan perbaikan infrastruktur.

Read More

Sedangkan proses realisasi untuk mendapatkan bantuan dari BNPB tersebut sudah mendekati angka 80 persen.

Namun untuk memastikan bantuan tersebut bisa didapat, pihaknya akan rutin berkunjung ke Jakarta untuk mengawal program tersebut agar bisa benar-benar turun.

Baca Juga :Lansia di Mojoagung jadi Korban Perampokan, Emas Senilai Rp 12 Juta Dirampas

Dengan begitu, pihaknya bisa melakukan perbaikan infrastruktur berupa jalan dan jembatan di Tulungagung yang rusak akibat terdampak bencana.

“Jika tidak ada aral yang melintang, kami optimis bisa mendapat bantuan tersebut, karena saat ini proses realisasinya sekitar 80 persen dan akan diterima akhir tahun ini,” kata Gatut Sunu Wibowo, Sabtu (12/7/2025).

Terkait usulan itu, ungkap Gatut, pihaknya sudah mengajukan bantuan anggaran ke BNPB dengan jumlah nominal kurang lebih sebesar Rp17,5 miliar.

Pihaknya sendiri tidak terlalu merinci lokasi infrastruktur mana saja yang terdampak bencana dan akan diperbaiki menggunakan anggaran tersebut.

Namun diperkirakan, salah satunya yakni Jembatan Junjung yang berlokasi di Desa Junjung Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Jembatan itu patah akibat bencana.

Sedangkan perbaikan untuk jalan rusak akibat bencana, diperkirakan berada di wilayah Kecamatan Pagerwojo dan Kecamatan Karangrejo.

Baca Juga :Jaringan Pengedar Narkoba di Nganjuk Dibongkar, Empat Orang Diamankan

“Pada intinya dana itu akan kami pakai untuk perbaikan jalan dan jembatan yang rusak akibat akibat bencana baik itu yang terjadi tahun kemarin atau tahun ini,” ungkapnya.

Selain itu, Gatut menyebut, pihaknya juga telah menyampaikan pengajuan bantuan perbaikan sejumlah ruas jalan kabupaten kepada Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Usulan tersebut dilakukan untuk mendapatkan dana Inpres, dimana pihaknya mengajukan anggaran sebesar Rp100 miliar.

Kendati pihaknya sudah mengusulkan anggaran sesuai kebutuhan daerah, namun pihaknya tidak memungkiri jika kemungkinan realisasi yang diberikan oleh pemerintah pusat akan sangat berbeda dari yang telah diusulkan.

Namun hal ini tidak jadi persoalan, dimana yang terpenting perbaikan bisa dilakukan.

Baca Juga :Jaringan Pengedar Narkoba di Nganjuk Dibongkar, Empat Orang Diamankan

“Kami tidak tahu nantinya yang direalisasi berapa, namun yang terpenting ketika anggaran itu turun, kami akan langsung melakukan perbaikan sesuai kebutuhan,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *