Kediri, SEJAHTERA.CO – Semula lahan seluas 100 ru tersebut adalah kandang ayam petelur dengan jumlah ayam 9900 ekor, kemudian di tahun 2020 diubah menjadi pembudidayaan ikan nila sebanyak 56 kolam bulat.
Untuk 50 kolam bulat berdiameter 4 meter dan 6 kolam bulat berdiameter 3 meter. Satu kolam bulat berisi 2000 ekor nila dan total ikan nila miliknya ada 130.000 ekor.
Adalah Ahmad Syihabudin warga Desa Susuhbango Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri pengusaha ayam petelur sekaligus pembudidaya ikan nila ternama Kabupaten Kediri.
Saat ini dia sering dikunjungi tamu dari berbagai daerah di Indonesia untuk studi banding terkait pembudidayaan ikan nila.
Baca Juga :Mayat Membusuk Ditemukan Dalam Sumur Rumah Kosong di Jombang
“Khusus di tempat kami ini pembesaran ikan nila dengan sistim pengelolaan budidaya ikan nila secara modern gunakan sistim sirkulasi air yang terus mengalir. Ini untuk menjaga stabilitas kesehatan ikan,” ujarnya, Jumat (1/8/2025).
Pria berbadan gempal ini menambahkan, pemberian makanan diberikan dua kali sehari dan yang pertama diberikan pukul 10.00 dan kedua pukul 14.00.
Usia ikan nila tiga setengah bulan sudah bisa dipanen dan ini untuk bobot 1 kilogram jumlah dua ekor dan disebut andalan.
“Selanjutnya panen kedua, ketiga untuk panenan terbaik. Hingga 5 bulan semua ikan din kolam bulat ini sudah habis terjual. Sejauh ini kita buat terobosan baru adanya akademi yang kita sebut kilang Tilapia Jaya dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia seperti Papua, Manado, Kalimantan, Sumatra, Lampung dan Riau,” urainya.
Baca Juga :Polres Malang Ungkap Ladang Ganja di Belakang Kandang Ayam, Pelaku Diamankan
Dijelaskan, di tempat usahanya ini sering menjadi tumpuan pelajar dan mahasiswa dari berbagai kampus di Jawa Timur dan Indonesia seperti dari Lampung, Jakarta, Unibrawv Malang dan Kediri. Mereka untuk praktik kerja lapangan (PKL).
“Mahasiswa mahasiswi ini ingin belajar dan mengetahui secara langsung cara budi daya ikan nila secara benar, intens, serius, fokus dan berhasil. Kita berharap” katanya.
Sabrina dan Hilma dua mahasiswa semester VI Unibraw Program Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU) sudah lima bulan ikuti program PKL di pengelolaan ikan Ahmad Syihabudin.
Baca Juga :Kedapatan Main Judi Online Mahjong Ways, Penjaga Warkop di Lamongan Diciduk Polisi
“Kami mengetahui secara nyata proses pengelolaan dan cara pembudidayaan ikan nila dengan benar. dan ini menambah pengetahuan saya,” katanya.



















