Pj Gubernur Jatim Pantau Penanganan Banjir di Ponorogo

Pj Gubernur Jatim Pantau Penanganan Banjir di Ponorogo
Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono didampingi Bupati Ponorogo saat memantau banjir. (sony/sejahtera.co)

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Banjir yang masih merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Ponorogo, menyita perhatian dari Pj. Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono.

Baca Juga :Uang Korupsi Pengeboran Sumber Air Rp 450 Juta Diamankan, Ini Kata Plh Kejaksaan Negeri Kabupaten Blitar

Dengan didampingi Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo, Pj. Gubernur meninjau langsung wilayah yang terdampak banjir yang berada di Kelurahan Kepatihan. Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Jawa Timur, Restu Novi Widiani juga ikut dalam pemantauan banjir di Bumi Reyog.

Read More

“Kami ingin cek langsung kondisi dilapangan termasuk para pengungsi serta penanganan kegawatdaruratan,” ungkap Adhy Karyono, kepada wartawan, Senin (16/12/2024).

Baca Juga :Wajah Baru Kali Sumbergedong Trenggalek , Dulu Kumuh, Kini Bersih Jadi Tempat Budidaya Ikan Nila Merah hingga Wisata

Adhy juga menambahkan, sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air (DPU SDA) untuk melakukan perbaikan tanggul yang jebol. Dia mengakui jebolnya tanggul sungai tersebut akibat hujan deras yang mengguyur Ponorogo yang mencapai 127 mm/per hari dengan kategori sangat lebat.

“Sudah kita koordinasikan perbaikan, tapi tidak bisa lakukan hari ini karena air masih tinggi. Mungkin nanti kita tutup sementara menggunakan sandbag,” ujarnya.

Baca Juga :Pelaku Tabrak Lari Pejalan Kaki Menyerahkan Diri, Korban Sempat Terseret Beberapa Meter

Disinggung soal pengungsi, dirinya menjamin jika para pengungsi sudah tertangani dengan baik termasuk kebutuhan dasarnya. Pun, Pemkab Ponorogo sudah membangun dapur umum dan memberikan pelayanan kesehatan bagi para pengungsi.

“Tidak boleh ada pengungsi yang tidak tertangani, semua harus mendapatkan pelayanan. Termasuk mereka yang masih bertahan di rumah,” tegasnya.

Baca Juga :Sembilan Desa di Kabupaten Trenggalek Dilanda Banjir, Sebanyak 12.532 Warga Terdampak

Adhy menghimbau kepada masyarakat yang masih bertahan di rumah untuk mau dievakuasi jika sewaktu waktu banjir kembali datang. Sebab, pantauan cuaca hujan masih akan mengguyur wilayah Ponorogo beberapa hari ke depan.

“Hujan belum berakhir, jadi kita minta masyarakat yang bertahan di rumah untuk mau dievakuasi ketika situasi kembali tidak memungkinkan, ini juga untuk mencegah terjadinya korban,” pungkasnya.

Baca Juga :Banjir Ponorogo Menelan Dua Korban Jiwa, Meninggal Dunia Setelah Terseret Banjir

Hingga berita ini ditulis, wilayah Kelurahan Kepatihan masih terendam banjir. Dari pantauan di lapangan air saat ini sudah surut hingga ketinggian mata kaki. Tim BPBD Ponorogo juga masih bersiap di sekitar lokasi banjir untuk menyalurkan logistik kepada masyarakat.

Sekedar informasi, hujan deras yang mengguyur wilayah Ponorogo menyebabkan 7 kecamatan dilanda banjir. Bahkan tinggi air melumpuhkan arus lalu lintas antar Kabupaten Trenggalek dan Pacitan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *