Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Cara berbeda dilakukan Polres Trenggalek dalam memperingati HUT ke-74 Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud). Mereka menyebar puluhan transplantasi terumbu karang sebagai upaya pelestarian ekosistem laut.
Baca Juga :Dua Bulan Terakhir BPBD Ponorogo Catat Ada 60 Peristiwa Tanah Longsor, Ini yang Paling Parah
Selain melakukan transplantasi yaitu teknik merehabilitasi terumbu karang yang rusak dengan cara memotong dan menanam terumbu karang yang masih hidup di tempat lain, petugas juga melakukan penyebaran bioreeftek berbahan dasar tempurung kelapa untuk konservasi terumbu karang di seputaran Pantai Mutiara.
“Peringatan ini diselenggarakan secara sederhana, namun juga diselipkan kegiatan lain berupa transplantasi terumbu karang sebagai salah satu upaya melestarikan habitat dan alam bawah laut,” kata Wakapolres Trenggalek, Kompol Herlinarto, Minggu (8/12/2024).
Baca Juga :Atlet Senam Kreasi Trenggalek Raih Medali Perak Porwaprov Jawa Timur ke-1
“Hal ini sesuai dengan tema HUT ke-74, Polairud Presisi Siap Mengamankan Sumber Daya Kelautan Guna Mewujudkan Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas,” sambungnya.
Dengan adanya upaya pelestarian ekosistem laut itu pihaknya berharap dapat mempertahankan, bahkan meningkatkan sumber daya laut yang ada. Sebab terumbu karang merupakan rumah bagi ikan dan hewan laut lainnya untuk berkembang biak sehingga berperan penting dalam proses regenerasi.
Baca Juga :Razia Kos, Pergoki 15 Pasangan Tanpa Ikatan Sah di Kota Blitar
“Selain pelestarian habitat laut, menjaga kelestarian alam, hasilnya bukan hanya untuk masyarakat ataupun nelayan tetapi juga anak cucu kita nanti,” imbuhnya.
Selain transplantasi terumbu karang hingga penanaman bioreeftek, dalam HUT ke-74 Polairud yang dipusatkan di Pantai Mutiara itu juga diisi ragam kegiatan.
Tak hanya anggota Polairud, kegiatan itu juga diikuti oleh eks anggota Polairud yang sudah berpindah tugas sebagai polisi tugas umum di Polres Trenggalek.
Baca Juga :Batik Kediri Tarik Minat Dubes saat Laos Fashion Week 2024
“Saya berharap seluruh anggota eks Polairud tetap memegang teguh motto Arnavat Dharpa Mahe dan Cakra Buana Samapta, serta selalu berkomitmen menjalankan tugas dengan prinsip, kerja keras, kerja ikhlas, kerja cerdas, dan kerja tuntas serta tetap menjunjung tinggi Satya Haprabu,” pungkasnya.



















