Ratusan Juta Rupiah untuk Bayar Panen Jagung, Diduga Dibuntuti sejak Keluar BCA, Polisi Selidiki CCTV

Ratusan Juta Rupiah untuk Bayar Panen Jagung, Diduga Dibuntuti sejak Keluar BCA, Polisi Selidiki CCTV
Mobil Toyota Rush warna putih tempat menyimpan uang untuk pembayaran panen jagung. (aziz/sejahtera.co)

Blitar, SEJAHTERA.CO – Kasus pencurian uang Rp150 juta dengan modus pecah kaca mobil hingga kini masih diselidiki polisi. Diduga, mobil korban sudah dibuntuti sejak keluar dari bank tempat pengambilan uang.

Ya, pascakejadian polisi langsung melakukan serangkaian pemeriksaan. Selain memeriksa saksi dan korban, juga identifikasi. Bukan hanya identifikasi sidik jari yang tertinggal di kaca, tetapi juga menelusuri rekaman kamera pengawas.

Tak jauh dari tempat parkir Pasar Ikan Hias di Jalan Dr Wahidin Blitar, terdapat beberapa kamera pengawas. Baik di pertigaan jalan utara Stadion Supriyadi Blitar atau tempat-tempat lain.

Read More

“Intinya, masih memeriksa saksi-saksi,” kata Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Rudy Kuswoyo, Jumat (24/10/2025).

Baca Juga :Semrawut Usai Penertiban Pedagang Pasar Baru Kertosono, Masih Ada yang Ngotot Jualan di Trotoar

Informasi yang berhasil dihimpun Koran Memo menyebutkan, kejadian pada Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 09.30.

Lokasi kejadian di parkiran Pasar Ikan Hias di Jalan Wahidin, Kelurahan Kepanjenlor, Kecamatan Kepanjenkidul.

Korban diketahui bernama Muhammad Anandhius Pratama (24) warga Lingkungan Wonorejo, Kelurahan Kalipang, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Bliltar.

Kronologi berawal ketika korban baru saja mengambil uang Rp 150 juta dari BCA di Jalan Tanjung Kota Blitar. Uang itu Tabungan untuk membayar panen jagung dari sejumlah petani.

Usai keluar dari bank, korban masuk ke dalam mobil Toyota Rush L 1372 BBC. Di dalam mobil itu uang ditaruh di tas ransel Dell warna hitam. Selanjutnya mampir sebentar di tempat parkiran pasar ikan hias untuk beli pakan ikan.

Nah, ketika sampai parkiran sebelah barat, mobil diparkir menghadap ke Selatan. Ketika sampai di pasar ikan kemudian turun dari mobil untuk membeli pakan ikan di pasar.

Baca Juga :Pentas Kesenian Jaranan Dirusak, Aliansi Seniman Kediri Raya Gelar Aksi Unjuk Rasa

Untuk tas yang berisikan uang tersebut tetap di tinggal di mobil. Tak berselang lama pelapor turun dari mobil kemudian pelapor sempat mendengar ada suara kaca pecah. Namun tidak dihiraukan.

Selesai belanja dan menuju ke mobil diketahui bahwa kaca mobil pada pintu depan sebelah kanan dalam keadaan pecah, mengetahui hal tersebut pelapor mencoba mencari tas ransel yang semula berada di bawah kursi penumpang depan telah hilang. Uang Rp150 juta amblas.

Petugas di lokasi kejadian hanya menemukan serpihan kaca dan serpihan busi yang dilemparkan untuk memecah kaca.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *