Kediri, SEJAHTERA.CO – Keberadaan jalan tol dan bandara sebagai Proyek Strategi Nasional (PSN) berpeluang berkelanjutan masuknya investor untuk berinvestasi di Kabupaten Kediri. Secara umum untuk realisasi investasi di Kabupaten Kediri tahun 2024 mencapai 4.602.541.936.458,00. Sedangkan tahun 2023,realisasi investasi mencapai 3.204.083.366.778.
Baca Juga :Dapat Trauma Healing, Kasatreskrim Polres Batu: Korban Bullying Bendungan Selorejo Masih Malu
Devin Marsfian Subianto Jabatan Fungsional (JF) Penata Kelola Penanaman Modal (PKPM) Ahli Madya Dinas Penanaman Modal Terpadu Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kediri mengatakan investasi triwulan I tahun 2024 capai 181.974.801.417.00 kemudian Tri Wulan ke II capai 2.676.184.000.000.00.
“Untuk Tri Wulan ke III tahun 2024 capai 719.466.600.000 dan Tri Wulan ke IV tahun 2024 nilai investasi capai 356.640.098.563,” katanya.
Devin menambahkan, capaian investasi terbagi dalam dua skala usaha, masing-masing skala non usaha mikro kecil 3,9 triliun dan capaian skala mikro mencapai 668.276.536.415. Melihat kondisi ini dengan bandara dan adanya perda tata ruang baru bisa bertumbuh investasi baru bagi Kabupaten Kediri.
Baca Juga :
“Bisa pula Kabupaten Kediri jadi wilayah yang berbudaya investasi. Segala aspek yang ada di Kabupaten Kediri bisa mendatangkan investasi dan potensi berkembang. Kita yakin tahun 2025 capaian investasi di Kabupaten Kediri akan meningkat dan lebih baik, “ imbuhnya.



















