Mojokerto, SEJAHTERA.CO – Realisasi Investasi Capai Rp4 Triliun Lebih, Bupati Mojokerto Apresiasi Sektor Industri
Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, mengapresiasi para pelaku usaha di sektor industri atas kontribusinya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Bumi Majapahit. Apresiasi tersebut disampaikan saat ia memaparkan capaian realisasi investasi Kabupaten Mojokerto yang menembus Rp4,45 triliun pada 2025.
Gus Bupati—sapaan akrabnya—menjelaskan, capaian tersebut tidak hanya melampaui target, tetapi juga berdampak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Pada tahun yang sama, sektor industri mampu menyerap lebih dari 16.000 pekerja.
“Pada tahun 2025, realisasi investasi di Kabupaten Mojokerto mencapai Rp4,45 triliun atau 110% dari target, dan berhasil menyerap lebih dari 16.000 tenaga kerja,” jelasnya saat Grand Opening Gedung PT Second Best Packing.
Capaian ini turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Kabupaten Mojokerto pada 2025 mencapai 6,5%, melampaui rata-rata nasional maupun provinsi.
“Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Mojokerto tercatat 6,5% menurut BPS, di atas rata-rata nasional dan provinsi, dengan kontribusi terbesar dari sektor industri pengolahan,” imbuhnya pada acara yang digelar Senin (6/4) pagi.
Dalam arahannya, Muhammad Albarraa juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga iklim investasi tetap kondusif. Upaya tersebut dilakukan melalui pembangunan infrastruktur pendukung, peningkatan kualitas pelayanan publik, kemudahan perizinan, serta penguatan sumber daya manusia (SDM).
“Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, kemudahan perizinan, serta penyediaan tenaga kerja yang kompeten melalui berbagai program pelatihan,” tegasnya.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas SDM, pada hari yang sama Bupati Albarraa juga menghadiri pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMPN 1 Puri. Kegiatan tersebut diikuti oleh 117 SMP dengan total 11.674 siswa kelas IX.
TKA digelar untuk mengukur capaian akademik peserta didik sekaligus menjadi bahan evaluasi kualitas pendidikan di Kabupaten Mojokerto.



















