Rentan Dilanda Bencana Hidrometeorologi saat Musim Hujan, ini Langkah Polres Trenggalek

Rentan Dilanda Bencana Hidrometeorologi saat Musim Hujan, ini Langkah Polres Trenggalek
Petugas saat melakukan pemeriksaan alat di halaman Polres Trenggalek. (angga/sejahtera.co)

Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Kepolisian di Bumi Menak Sopal sebutan lain Kabupaten Trenggalek, yakni Polres Trenggalek telah mempersiapkan sejumlah peralatan untuk mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi.

Baca Juga :Dua Pria Asal Loceret Terduga Pengedar Narkoba Ditangkap di Rumah Kontrakan

Persiapan itu dilakukan Polres Trenggalek mengingat Kabupaten Trenggalek merupakan daerah yang rentan dilanda bencana hidrometeorologi.

Read More

“Kami melakukan persiapan lebih dini, mengingat daerah ini rawan bencana hidrometeorologi. Apalagi sebagian wilayah sudah mulai diguyur hujan dalam tiga hari terakhir,” kata Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Agus Prayitno, Rabu (11/9/2024).

Persiapan lebih dini itu, kata Agus, dilakukan agar pihaknya dapat mengambil langkah cepat jika terjadi bencana sungguhan.

Baca Juga :Pembentukan Alat Kelengkapan DPRD Nganjuk Masih Tertunda, ini Alasannya

Terlebih dalam analisis kerawanan bencana, beberapa daerah di Trenggalek kerap menjadi langganan bencana banjir, tanah longsor hingga pohon tumbang saat musim hujan tiba.

Selain wilayah terdampak bencana, jalur yang menjadi konektivitas antar daerah juga tak luput dari sasaran.

Misalnya seperti akses jalan nasional di Trenggalek – Tulungagung, Trenggalek – Ponorogo, Trenggalek – Pacitan maupun jalan kabupaten seperti Durenan – Prigi rentan dilanda bencana seperti banjir, tanah longsor hingga pohon tumbang.

Baca Juga :Januari – September BPBD Ponorogo Catat Ada 70 Hektare Mengalami Karhutla

“Kemudian akses antarkecamatan seperti Trenggalek-Bendungan dan Kampak-Munjungan juga berisiko terdampak tanah longsor, sedangkan ruas Kelutan, Tamanan, Wonocoyo, dan Gandusari memiliki potensi banjir,” imbuhnya.

Menyikapi itu pihaknya mengambil langkah sedini mungkin dengan mempersiapkan alat-alat yang dibutuhkan sebagai langkah antisipasi dampak bencana hidrometeorologi.

Alat-alat itu mencakup kendaraan bermotor, jas hujan, water barrier, traffic cone, gergaji mesin, alat pemadam api ringan dan mobil derek.

Baca Juga :Populasi dan Ketersediaan Ternak hingga Akhir Tahun di Kabupaten Kediri Mencukupi

“Persiapan ini dilakukan agar kami dapat merespon dengan cepat jika terjadi bencana yang berdampak pada akses lalu lintas. Tentunya dalam pelaksanaannya kami juga bersinergi dengan instansi lain,” ujarnya.

Dengan persiapan matang ini, pihaknya berharap penanganan darurat di wilayah Trenggalek dapat berjalan lancar dan keselamatan masyarakat tetap terjaga.

Dalam kesempatan itu, pihaknya mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar lebih waspada selama musim hujan, terutama saat berkendara.

Baca Juga :Gantikan Tri Rismaharini, Saifullah Yusuf Dilantik Sebagai Menteri Sosial

“Gunakan jas hujan yang aman agar tetap terlindungi dan nyaman saat berkendara. Selalu berhati hati dan waspada,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *