Blitar, SEJAHTERA.CO – Iklim ekonomi di Kota Blitar terus menunjukkan grafik menggembirakan. Usai hotel kelas nasional, terbaru perusahaan rokok atau PR juga bakal ekspansi besar-besaran ke Bumi Bung Karno.
Menurut Kepala Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPTSP) Kota Blitar, Heru Eko Pramono saat ini ada PR yang tengah mengurus izin.
PR itu sebelumnya bermarkas di Malang. Karena prospek di Blitar bagus, akhirnya melebarkan sayap ke Kota Blitar.
“Iya saat ini proses mengurus izin ke kami. Saya tak bisa sebutkan perusahaannya, yang jelas PR besar,” kata Heru Eko Pramono, Selasa (04/6).
Dia mengatakan nilai investasi yang akan ditanamkan sedikitnya Rp 1 miliar. Bahkan bisa lebih. Karena bukan tidak mungkin ekspansinya bakal bertambah.
Apalagi, pihak investor masih mempersiapkan peralatannya dan diperkirakan pada bulan Juli nanti. Dipastikan pertengahan 2024 pabrik sudah bisa beroperasi. Itu setelah merekrut tenaga kerja.
“Tenaga kerja ini dampak positifnya. Jelas nanti akan mengurangi pengangguran. Dampak ekonominya luar biasa pasti,” katanya.
Dia mengatakan, nilai investasi nya sekitar Rp1 M dan jumlah itu terbilang cukup besar untuk ukuran PR di Kota Blitar. Dengan masuknya banyak investor di Kota Blitar menunjukan bahwa bumi Bung Karno mulai dilirik para investor untuk membuka usaha.
Dengan bertambahnya 1 PR berarti 2024 sudah ada 3 PR baru. Dua PR sebelumnya dan kini sudah beroperasi adalah PR Gudang Garam asal Kediri dan PR Sampoerna asal Surabaya.
Reporter : Abdul Aziz Wahyudi
Editor : Gimo Hadiwibowo



















