Sepuluh Bulan, Penumpang KA dari Stasiun Blitar Naik 13 Persen

Sepuluh Bulan, Penumpang KA dari Stasiun Blitar Naik 13 Persen
Salah satu kereta api yang langsir atau mampir di Stasiun Blitar. (aziz/sejahtera.co)

Blitar, SEJAHTERA.CO – Angka okupansi atau jumlah warga Blitar Raya yang menggunakan jasa kereta api terus meningkat.

Pasca Covid-19 mereda, dari tahun ke tahun angka penumpang baik yang turun atau naik di Stasiun Blitar ada tren kenaikan.

Baca Juga :Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, ini Lahan untuk Tanam Jagung yang Dibuka Polres Nganjuk

Read More

DAOP 7 Madiun mencatat, jumlah penumpang yang naik dari Stasiun Blitar periode Januari hingga Oktober 2024 atau selama 10 bulan, mencapai 646.346 penumpang. Nah, jumlah tersebut meningkat dari tahun 2023 periode yang sama yang mencapai 574.339 penumpang

“Okupansi penumpang kereta api di Stasiun Blitar mengalami kenaikan sebesar 13 persen atau sekitar 72.007 penumpang dibandingkan tahun 2023 periode Januari – Oktober. Itu terdiri dari KA jarak jauh dan KA commuter line,” kata Manager Humas Daop 7 Madiun, Kuswardojo, Senin (4/11/2024).

Baca Juga :Tangkap Pelaku Penganiayaan di Ngronggot, Ini yang Diamankan Polres Nganjuk

Kuswardojo mengatakan, peningkatan jumlah penumpang ini tak terlepas dengan peningkatan pelayanan di Stasiun Blitar. seperti tersedia fasilitas meliputi water station gratis, peningkatan layanan informasi, fasilitas lost and found, ruang menyusui, pos kesehatan, hingga pemisahan boarding gate bagi penumpang KA jarak jauh dan KA Commuter Liner.

Selain itu, per harinya, Stasiun Blitar memberangkatkan tiga kereta api jarak jauh regular. Yaitu KA Singasari relasi Blitar – Pasarsenen (PP), KA Kahuripan relasi Blitar – Kiaracondong (PP), serta KA Brantas New Generation relasi Blitar – Pasarsenen (PP).

Baca Juga :PKL Melanggar Ketentuan CFD 2.0, Ini Keterangan Dinkop-UM Kabupaten Tulungagung

Kuswardojo menambahkan pada tahun 2024 ini, KAI Daop 7 madiun meningkatkan pelayanan dengan meningkatkan pelayanan KA Brantas yang menggunakan rangkaian ekonomi new generation.

Yakni merupakan rangkaian kereta versi modifikasi yang terdiri dari 3 kereta eksekutif dan 6 kereta ekonomi dengan konfigurasi kursi kereta yang dapat di-recline dan dirotasi 180 derajat. Sehingga dapat memberikan ergonomitas dan kenyamanan seperti kursi eksekutif

Baca Juga :Sebanyak 30 Perlintasan KA Belum Berpalang Pintu, Ini Penjelasan Dishub Kabupaten Blitar

“Peningkatan pelayanan pada rangkaian KA Brantas merupakan komitmen PT KAI dalam memberikan pelayanan dan menghadirkan pengalaman terbaik bagi para penumpang yang melakukan perjalanan menggunakan kereta api,” Ujar Kuswardojo.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *