Kediri, SEJAHTERA.CO – KPU Kota Kediri memberikan penjelasan peran penting media dalam mensukseskan pelaksanaan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 pada Media Gathering III di Ewok Cafe Jalan Kawi Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, Minggu (13/10/2024)
Baca Juga :Debat Publik Pilwali Kota Kediri Batal Digelar Tiga Kali, Ini Penjelasan KPU Kota Kediri
Media sebagai kepanjangan tangan KPU Kota Kediri, diharapkan bisa mempublikasikan dan menyampaikan informasi terkait dengan Pilkada 2024.
Media Gathering III KPU Kota Kediri ini dihadiri Ketua KPU Kota Kediri Reza Cristian, Sekretaris Fanny Wijayanto, Divisi Hukum dan Pengawasan Imam Murofik, Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM Roihatul Jannah.
Hadir pula, Divisi Teknis Penyelenggaraan Adib Zaimatus Sofi, Divisi Perencanaan Data dan Informasi Nia Sari, membahas peran penting media dan tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 yang di ikuti ratusan jurnalis dari berbagai media..
Baca Juga :KPU Jombang Mulai Distribusikan Bahan Kampanye untuk Pilkada 2024
KPU sebagai lembaga publik menginginkan munculnya berita yang positif dan citra baik pada lembaga. Melalui forum Media Gathering III ini diharapkan bisa saling mencerahkan antara KPU dengan media.
Peran penting media dalam pelaksanaan Pilwali Kota Kediri ini disampaikan narasumber Moch Wahyudi yang juga mantan Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kota Kediri periode 2019-2024.
Moch Wahyudi menyampaikan beberapa hal terkait tujuan sinergi KPU Kota Kediri sebagai penyelenggara pemilu dengan Media.
Baca Juga :Final ! Bapak-anak Pelaku Pencabulan Santriwati di Ponpes Trenggalek Dibui 9 Tahun
Ada 4 hal di antaranya, yang pertama, membangun hubungan yang saling menguntungkan antara penyelenggara dengan media.
Kedua, memelihara komunikasi yang harmonis antara lembaga dengan publiknya. Ketiga, melayani kepentingan publik dengan baik. Keempat, Memelihara perilaku dan moralitas lembaga dengan baik.
Wahyudi berharap, media bisa melayani kepentingan publik meski informasi yang diperoleh baik atau buruk, namun mampu memberikan pemahaman kepada publik dengan baik.
Baca Juga :Diterpa Angin Kencang, Pohon Beringin Menimpa Sekolah, Siswa dan Siswi SMPN 2 Papar Pulang Awal
“Peran penting media untuk mempublikasikan kinerja KPU yang akuntabel, profesional, terjalin hubungan baik dan bisa meraih gelar baik,”ungkapnya.
Wahyudi menjelaskan fungsi media dalam Pilkada serentak 2024 yakni, Pertama, sebagai agen yang memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.
Kedua, pemberi atau penyebar berita kepada masyarakat atau komunikatornya. Ketiga, berperan menyajikan hiburan kepada komunikatornya atau masyarakat.
Baca Juga :Gedung Kesenian Jadi Lokasi SKD CPNS, Pemkot Blitar Buka 1 Sesi 300 Peserta
Keempat, perspektif jangka panjang artinya, media tidak hanya menyajikan berita menjelang hari H, tapi selama wakil rakyat/pemimpin publik menduduki jabatan.
Kelima, media juga mendorong kesadaran berpatisipasi dalam pemilu dan pemilihan, target golput rendah,
“Perlunya partisipasi media, jika politik kotor maka pemilu dan pemilikan jelek, pemilu dan pemilihan negatif,”pungkasnya.
Baca Juga :Gedung Kesenian Jadi Lokasi SKD CPNS, Pemkot Blitar Buka 1 Sesi 300 Peserta
Media Gathering juga diisi tanya jawab, salah satu jurnalis Harjito menyampaikan tanggapan dan berharap kepada KPU Kota Kediri dalam acara Media Gathering ini, komunikasi dengan media dapat berjalan dengan baik demi suksesnya Pilkada serentak 2024.
Sementara itu, Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM Roihatul Jannah sebagai moderator dialog menyampaikan, pentingnya peran media untuk bisa bekerjasama dengan KPU Kota Kediri.
Media diharapkan bisa meyakinkan masyarakat untuk menentukan pilihannya dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pilkada 2024 Kota Kediri.



















