Tradisi Ziarah Makam Pemimpin Kota Batu Jelang HUT Kota Batu

Tradisi Ziarah Makam Pemimpin Kota Batu Jelang HUT Kota Batu
Prosesi ziarah makam pemimpin pertama Kota Batu Imam Kabul di TPU Samaan Kota Malang. (arief/sejahtera.co)

Batu, SEJAHTERA.CO – Tradisi tahunan ziarah jelang HUT Kota Batu itu terus dipertahankan. Yakni ziarah kubur ke makam sesepuh dan leluhur Kota Batu. Serta bersilaturahmi ke rumah tokoh masyarakat Kota Batu, Rabu, (16/10/2024).

Baca Juga :Bangun Pedestrian, Dinas PUPR Kota Blitar Gelontorkan Rp 1,3 Miliar

Ziarah kubur di makam leluhur itu diawali dengan doa bersama. Kemudian dilanjutkan tabur bunga di makam-makam leluhur. Ziarah itu bertujuan untuk menjadi pengingat. Untuk melaksanakan amanah sebaik-baiknya selama masa hidup.

Read More

Kemudian para pejabat Pemkot Batu lainnya, disebar untuk turut melakukan ziarah kubur.

Makam-makam leluhur itu di antaranya adalah Makam Mbah Batu di Desa Bumiaji, Mbah Mayangsari di Desa Pesanggrahan, Mbah Patok di Songgoriti.

Baca Juga :Sambut Musim Penghujan, BPBD Ponorogo Mulai Lakukan Normalisasi Aliran Sungai

Serta M Khudori di Kediri dan Mashuri Abdul Rohim di Kabupaten Malang dan Eddy Rumpoko di Pesanggrahan Kota Batu.

Seperti diketahui para leluhur tersebut telah berjasa dalam sejarah pembangunan Kota Batu.

“Jelang HUT ke-23 Kota Batu. Kami menggelar ziarah makam sesepuh dan leluhur Kota Batu. Juga berkunjung ke rumah tokoh-tokoh masyarakat Kota Batu,” ujar Pj Walikota Batu, Aries Agung Paewai.

Totalnya ada 12 titik yang dikunjungi. Dimana di setiap titiknya ada perwakilan dari OPD-OPD Pemkot Batu. Sementara untuk rumah tokoh masyarakat Kota Batu yang dikunjungi.

Baca Juga :Polisi Turun Tangan Selidik Pemicu Dugaan Keracunan Massal di Trenggalek

Mulai dari rumah istri Almarhum Imam Kabul. Lalu ke rumah mantan Walikota Batu, Eddy Rumpoko dan Dewanti Rumpoko. Serta ke rumah mantan Wakil Walikota Batu, Punjul Santoso dan Budiono.

“Ziarah makam dan kunjungan ke tokoh masyarakat telah dilaksanakan setiap tahun. Guna menghormati tokoh pendiri Kota Batu. Sebab berkat jasa-jasa mereka, telah berhasil memajukan dan mengukir sejarah pembangunan di Kota Batu,” tutur Aries.

Pihaknya berharap, dari rangkaian ziarah makam leluhur dan kunjungan ke tokoh-tokoh Kota Batu tersebut. Selain untuk mendoakan, menghormati dan mengenang jasa-jasa mereka.

Baca Juga :Operasi Zebra, Polres Blitar Terjunkan 64 Personel

Para ASN dan masyarakat Kota Batu bisa mencontoh keteladanan, pengabdian dan prestasi yang telah ditorehkan untuk Kota Batu.

“Semoga ziarah dan kunjungan yang kami lakukan ini. Dapat menjadi pengingat bagi kami dan masyarakat Kota Batu. Agar bisa menjalankan dan melanjutkan amanah sebaik-baiknya untuk Kota Batu yang lebih baik lagi. Terlebih saat ini usia Kota Batu akan menginjak 23 tahun,” jelasnya.

Pihaknya beserta seluruh jajaran Pemkot Batu dan masyarakat Kota Batu. Mendoakan agar para Almarhum sesepuh dan Walikota Batu pertama, dapat diterima disisi Tuhan Yang Maha Esa. Serta para tokoh-tokoh Kota Batu senantiasa diberikan kesehatan.

Baca Juga :Ratusan Senpi Anggota Polres Batu Diserahkan Propam untuk Diperiksa

“Semoga Kota Batu diberikan keselamatan, keamanan, dan keberkahan. Serta kelancaran sehingga seluruh rakyatnya bisa sejahtera,” tutup Pj Walikota Batu Aries Agung Paewai.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *