“Sudah 2 kali operasi, kurang lebih 50 kendaraan terjaring. Razia menggunakan kamera, lalu kendaraan diarahkan ke jembatan timbang untuk ditimbang ulang. Kalau muatannya berlebihan akan ditindak, harapannya dengan operasi ODOL bisa mengurangi pelanggaran yang terjadi,” tandasnya.
Sementara itu, Kanit PJR Jatim 6, AKP Puguh Winarno mengatakan, Razia Odol ini sangat penting sekali dan harus dilakukan dengan penindakan.
“Ini sekaligus agar para pengusaha tau dan bisa menjadi efek jera bagi para pelanggar dan tidak akan mengulangi lagi,” pungkas AKP Puguh.(st3/and)
Reporter: Rio/Andik



















