Namun, melihat gangguan gelombang Rossby yang ada juga dapat meningkatkan potensi cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan potensi bencana hidrometeorologi. Seperti banjir, banjir bandang, angin kencang hingga tanah longsor yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah di Jawa Timur, salah satunya adalah Kabupaten Trenggalek.
“Untuk itu tadi kita apel bersama dengan TNI – Polri, stakeholder lainnya, serta berbagai unsur lapisan masyarakat. Meliputi pemeriksaan sarana prasarana dan kesiapan personel,” ujarnya.
Operasi yang berlangsung 22 Desember hingga 2 Januari itu melibatkan 250 personil gabungan yang tergabung dalam enam Satuan Tugas (Satgas). Yaitu Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Kamseltibcarlantas, Satgas Gakkum, Satgas Humas dan Satgas Banops. Gathut berharap, para personil bisa menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik dan humanis.
“Semoga berjalan dengan lancar dan tidak ada gangguan-gangguan Kamtibmas,” pungkasnya.
Reporter: Angga Prasetya
Editor: Dhita Septiadarma



















